Organisasi Sayap Gerindra Kecam Tudingan La Nyalla

Organisasi Sayap Gerindra Kecam Tudingan La Nyalla
Prabowo Subianto dan La Nyalla Bertemu di Bondowoso
Hotman Siregar / FMB Jumat, 12 Januari 2018 | 09:37 WIB

Jakarta - Pengurus pusat Satuan Relawan Indonesia Raya (PP Satria) yang merupakan organisasi sayap Partai Gerindra mengecam penyataan La Nyala Mahmud Mattaliti (LNM) terkait pencalonannya di pilgub Jawa Timur. LNM dinilai tidak bijaksana karena melampiaskan kegagalannya menjadi cagub Jatim terhadap Partai Gerindra.

"Ini karena LNM tidak bisa memenuhi surat tugas yang berisi mandat dan tidak mendapatkan mitra koalisi sebagai prasyarat melengkapi dukungan partai sehingga dia bisa mencalonkan diri sebagai cawagub Jatim," ujar Ketua PP Satria Nizar Zahro, Jumat (12/1).

Nizar yang merupakan anggota DPR dari Gerindra Jawa Timur itu menjelaskan, sesuai pengakuan surat LNM yang salah satunya berbunyi "Hingga batas waktu penugasan dari Partai Gerindra, belum ada keputusan dan sikap politik dari Ketua Umum PAN, Saudara Zulkifli Hasan terkait diri saya. Atas hal tersebut, saya kembalikan mandat penugasan tersebut kepada Bapak selaku pemberi tugas".

Selanjutnya, sebagai kader, LNM serahkan semua keputusan politik kepada Partai Gerindra.

Terkait dengan pernyataan bahwa Ketum Gerindra Prabowo telah menyia-nyiakan perjuangan La nyala dalam mengibarkan spanduk Gerindra d Jawa Timur dan ikut berjuang memenangkan partai Gerindra dan Prabowo, Nizar mengatakan itu adalah hal yang wajar bahkan menjadi keharusan setiap kader. Menurut Nizar, menjadi aneh LNM menyampaikan ini padahal dia mengaku sebagai kader Partai Gerindra

Selanjutnya atas sikap La Nyalla untuk tidak lagi mau berjuang dengan partai Gerindra itu adalah sikap politik yang bersangkutan untuk tidak menjadi kader Gerindra tidak bisa menghalang-halangi keinginan tersebut.

Isu lain yang terlanjur tersebar melalui media baik online maupun sosmed bahwa ada permintaan uang saksi merupakan bagian tugas yang tertera Dalam surat nomor 12-0036/B/DPP-GERINDRA/Pilkada/2017 itu dijelaskan bahwa nama La Nyalla sebagai cagub Jatim sedang diproses oleh DPP Partai Gerindra. Karena itu, selain diminta mencari mitra koalisi, La Nyalla juga diminta untuk menyiapkan kelengkapan pemenangan adalah untuk kepentingan perangkat pemenangan dia sendiri.

"LNM sudah mengembalikan mandat itu akibat tidak mampu melaksanakan yang surat tugas yang berupa mandat dari partai Gerindra," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan