Jadi Gubernur, Anies: Tidak Ada Mahar, Hanya Iuran

Jadi Gubernur, Anies: Tidak Ada Mahar, Hanya Iuran
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ( Foto: Beritasatu tv )
Deti Mega Purnamasari / YUD Jumat, 12 Januari 2018 | 15:28 WIB

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku tidak ada mahar yang diberikannya kepada partai pengusungnya saat maju menjadi calon kepala daerah di DKI Jakarta 2017 lalu. Namun diakuinya, ada iuran terkait hal tersebut.

"Tidak ada maharan-maharan. Kami tidak (beri mahar). Tidak ada tuh obrolan mahar. Kami berdua ada di sini, tidak ada mahar sama sekali. Bahkan kalau bisa dibilang, ya semuanya kemarin itu iuran sehingga terjadi gerakan semuanya terlibat," ujar Anies di Balai Kota, Jumat (12/1).

Ia mengakui dalam proses politik memerlukan biaya memang benar adanya. Namun apakah calon tersebut harus membayar kepada partai pengusung dibantahnya.

Sebelumnya diketahui, Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI), Muhammad Al Khaththath menyampaikan bahwa gerakan 212 tahun lalu merupakan gerakan Anies-Sandi.

Hal tersebut disampaikan berkaitan dengan tidak dicalonkannya La Nyalla Matalitti oleh Partai Gerindra di Pemilihan Gubernur Jawa Timur. Padahal, La Nyalla disebut-sebut memberi mahar kepada partai yang dipimpin Prabowo Subianto tersebut agar dicalonkan tapi hal tersebut tidak terjadi. Seperti diketahui pula, Anies-Sandi maju ke Pilkada DKI diusung oleh partai tersebut.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE