Harga Beras Naik Rp 3 Ribu Per Kilo di Salatiga

Beras Bulog. (Antara/Septianda Perdana)

Oleh: Aichi Halik / AHL | Jumat, 12 Januari 2018 | 20:07 WIB

Salatiga - Sejak awal tahun 2018 hingga saat ini harga bahan pokok beras di Kota Salatiga, Jawa Tengah, naik hingga rata-rata Rp 3 ribu per kilogram. Kenaikan harga beras ini terjadi hampir di seluruh daerah di Jawa Tengah.

Saat ini, harga beras di Kota Salatiga seperti beras jenis C4 naik dari Rp 9 ribu jadi Rp 12 ribu sekilo, beras mentik wangi dari harga Rp 12 ribu menjadi Rp 14 ribu. Paling tinggi beras ketan, dari harga Rp 13 ribu jadi Rp 21 ribu.

"Harganya mahal, mau beli di kampung aja susah adanya cuma di sini," kata seorang pedagang beras, Siti Zulfah, di tokonya di Kota Salatiga, Jumat (12/1).

Sementara itu, pembeli mengatakan terbatasnya stok beras di pedagang yang dibarengi tingginya permintaan menjadi penyebab naiknya harga beras.

"Permintaan pasar lebih banyak daripada barangnya jadi harganya naik terus," ujar seorang pembeli beras, Sukiyem.

Menurut Sukiyem kondisi seperti ini biasanya berlangsung hingga musim panen pada Februari mendatang.

"Biasanya tunggu panen ya, ada yang bilang 2 minggu lagi, bahkan katanya sebulan atau 2 bulan lagi, belum menentu," ucapnya.

Menurutnya, daerah-daerah pemasok seperti Indramayu, Karawang, dan Bandung mengalami gagal panen karena banjir. Sementara daerah pemasok dari Jawa Tengah seperti Sragen, Klaten, Kabupaten Semarang, Demak, dan Pati mengalami pengurangan pasokan dari petani mereka karena belum datangnya masa panen.




Sumber: BeritaSatu TV
ARTIKEL TERKAIT