PDIP Tidak Akan Mainkan Isu Sara di Pilgub Sumut

PDIP Tidak Akan Mainkan Isu Sara di Pilgub Sumut
Bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sumut Djarot Saiful Hidayat (kiri) dan Sihar Sitorus (kanan) naik becak motor saat akan mendaftar ke KPU Sumatera Utara, di Medan, 10 Januari 2018. ( Foto: Antara / Irsan Mulyadi )
Arnold H Sianturi / FMB Minggu, 21 Januari 2018 | 17:09 WIB

Medan - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri mengingatkan seluruh kader tidak menggunakan isu primordialisme dan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) dalam memenangkan pasangan Djarot Saiful Hidayat - Sihar Sitorus (Djoss) di pemilihan gubernur (Pilgub) Sumut.

"Seluruh kader juga diingatkan supaya tidak mengeksploitasi politik identitas saat pilgub serentak mendatang. Ibu Megawati menginginkan pilgub Sumut berjalan aman, lancar dan beradab," ujar anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan, Sutrisno Pangaribuan seusai mengikuti rapat kerja daerah (Rakerda) PDIP di Hotel Danau Toba, Sabtu (20/1).

Dalam rapat tertutup yang dihadiri oleh seluruh anggota dewan dan dewan pimpinan daerah (DPD) dan dewan pimpinan cabang (DPC) PDIP di Sumut, Megawati kata Sutrisno, memerintahkan seluruh kader untuk berjuang bersama relawan dalam memenangkan pasangan yang diusung PDIP dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.

"Program prioritas dalam kampanye dengan menonjolkan prestasi pasangan Djoss. Apalagi, Djarot sudah teruji dalam memimpin dan membangun pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi. Pengalaman yang sudah matang dan luwes ini karena dua kali menjadi wali kota di Blitar, anggota DPR, Wakil Gubernur DKI dan Gubernur DKI. Djoss pemimpin terbaik untuk Sumut," katanya.

Ditambahkan, putri Proklamator RI itu menginginkan PDIP membangun politik beretika dan beradab, dan kader tidak memikirkan diri sendiri. Megawati juga memberikan warning kepada seluruh kader jika mengutamakan kepentingan sendiri dan tidak terlibat dalam memenangkan pasangan Djoss. Sanksi terberat yang akan diambil adalah pemecatan.

"Mulai jauh hari sebelum bursa pilgub ini, saya mewakili rakyat yang duduk di dewan, dari awalnya selalu merangkul dan membela kepentingan rakyat. Sehingga, mereka yang terbantu seperti, petani, buruh, masyarakat pinggiran rel dan daerah aliran sungai, saat ini secara nyata memberikan dukungan untuk memenangkan pasangan Djoss," sebutnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDIP Sumut, Hendry Jhon Hutagalung menyampaikan, Megawati mengingatkan seluruh kader bersama relawan untuk terua bekerja dalam memenangkan Djarot - Sihar. Hendry membenarkan ultimatum Ketua Umum PDIP untuk memecat kader bila pasangan Djarot - Sihar kalah di wilayah yang dimaksud.

"Tidak ada alasan untuk kalah. Pasangan Djarot - Sihar harus menang. Seluruh ketua, sekretaris dan pengurus di DPC sudah saatnya membentuk barisan relawan. Mesin politik sudah harus bekerja di masyarakat. Ibu Mega mengingatkan seluruh kader agar tidak terlena. Saya pribadi sangat mendukung dan sudah membentuk relawan untuk memenangkan pasangan Djarot dan Sihar," sebutnya.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE