Dugaan Pencemaran Nama Baik, Sultan Brunei Lapor ke Polda Metro

Dugaan Pencemaran Nama Baik, Sultan Brunei Lapor ke Polda Metro
Perdana Menteri Brunei Darussalam Sultan Halsanah Bolkiah menyampaikan pandangannya dalam forum Konfrensi Tingkat Tinggi Asia Afrika di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, 22 April 2015. ( Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao )
Bayu Marhaenjati / YUD Senin, 22 Januari 2018 | 21:32 WIB

Jakarta - Sultan Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah Mu'izzadin Waddaulah, melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baik yang terjadi di media sosial, ke Polda Metro Jaya, Minggu (22/1) kemarin.

Laporannya dibuat Pengiran Zaidi Bin Pengiran Haji Metali, Polisi Brunei Darussalam yang mendapatkan kuasa dari Sultan Hassanal Bolkiah, dengan nomor laporan polisi LP/389/I/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penyidik sudah menerima laporan itu dan masih menyelidiki pelakunya.

"Kasusnya tentang pencemaran nama baik melalui media elektronik," ujar Argo, Senin (22/1).

Dikatakan, pelapor selaku kuasa dari korban menyampaikan ketika berada di Hotel Mahakam Jakarta Selatan, melihat ada postingan instagram atas nama "anti_hassanal" yang berisi foto-foto korban disertai kata-kata yang dapat menimbulkan kebencian bagi orang lain.

"Atas postingan itu, korban merasa dirugikan dan membuat laporan. Kasus ditangani Ditreskrimsus," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE