Persoalkan UU MD3, Laode: Saya Siap Keluar dari KPK

Persoalkan UU MD3, Laode: Saya Siap Keluar dari KPK
Saut Situmorang dan Laode Muhammad Syarif. ( Foto: Antara )
Aichi Halik / AHL Selasa, 13 Februari 2018 | 17:38 WIB

Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif menyatakan siap keluar dari KPK guna mempertanggungjawabkan pernyataannya perihal Pasal 245 ayat 1 UU MD3 yang menuai kritikan dari anggota Komisi III DPR.

"Kalau seandainya dengan komentar saya seperti itu, saya tidak diterima di gedung yang mulia ini, saya rela keluar, Pak. Bukan hanya keluar dari ruangan, keluar dari KPK juga tidak apa-apa. Itu kesadaran saya sebagai orang yang belajar ilmu hukum. Terima kasih," kata Laode dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPR dengan KPK, di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/2).

Laode pun kembali menjelaskan maksud dari pernyataannya yang mempermasalahkan keabsahan Pasal 245 ayat 1 UU MD3 yang memasukkan kembali pertimbangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait pemeriksaan terhadap anggota dewan.

Menurutnya, hal itu bertentangan dengan hukum yang diterapkan di manapun di dunia ini di mana setiap manusia adalah sama di muka hukum, termasuk presiden, anggota KPK, DPR, ataupun rakyat biasa.

"Kalau ada norma di dalam suatu undang-undang di negeri ini yang mengecualikan dan seakan akan itu berbeda dengan yang lain, aneh. Kami saja tidak dilindungi kalau melakukan tindak pidana korupsi. Presiden tidak mendapatkan perlindungan kalau melakukan tindak pidana. Oleh karena itu jika ada pasal seperti itu di gedung yang mulia ini dan pernah belajar pengantar ilmu hukum, ya sudah," kata Laode.



Sumber: BeritaSatu TV