Ketua MKD: Tugas Kami Memang Menjaga Kehormatan DPR

Ketua MKD: Tugas Kami Memang Menjaga Kehormatan DPR
Ketua MKD DPR, Sufmi Dasco Ahmad ( Foto: Beritasatu tv )
Aichi Halik / AHL Selasa, 13 Februari 2018 | 18:04 WIB

Jakarta - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR angkat bicara soal kewenangannya dalam revisi UU MD3 yang dianggap kontroversial. Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad mengatakan memang tugas MKD adalah menjaga kehormatan lembaga DPR.

Hal ini ia sampaikan terkait revisi terhadap Pasal 122 yang menyebut MKD dapat mengambil langkah hukum terhadap pihak yang dianggap menghina DPR.

"Sebenarnya ada dalam UU MD3 Pasal 119 jelas bahwa MKD bertujuan menjaga kehormatan dan marwah lembaga DPR," ujar Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/2).

Menurutnya, sudah menjadi kewajiban MKD untuk menjaga kehormatan DPR sebagai lembaga tinggi negara.

"Anggota DPR adalah manusia juga yang rentan dikriminalisasi. Sudah ada beberapa contoh, misalnya tiba-tiba anggota DPR mau diproses oleh polisi karena laporan-laporan. Kalau dia merasa dirugikan dia bisa meminta kepada MKD untuk kemudian MKD juga mengkaji apakah benar atau tidak, karena laporan seperti itu juga banyak namun tidak sepenuhnya murni benar," kata Dasco.

Dasco menyebutkan dengan Pasal 119 saja MKD sudah bisa melaporkan seseorang sebagai langkah hukum apabila sidang MKD menemukan ujaran yang terbukti mengganggu kehormatan Parlemen.

"Misalnya kemarin ada yang ngomong di media itu DPR itu rampok semua, kan enggak semuanya begitu dan yang begitu kita anggap bisa membuat marwah lembaga menjadi tidak bagus," jelasnya.



Sumber: BeritaSatu TV