Asita Optimistis Kunjungan Turis Tiongkok ke Bali Meningkat

Asita Optimistis Kunjungan Turis Tiongkok ke Bali Meningkat
Ilustrasi Wisatawan Tiongkok. ( Foto: AFP/Getty Images )
I Nyoman Mardika / FER Kamis, 15 Februari 2018 | 00:11 WIB

Denpasar - Asosiasi agen perjalanan wisata (Asita) Bali optimistis kunjungan wisatawan dari Tiongkok meningkat signifikan menjelang libur Imlek.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, kunjungan biasanya ramai. Kami harap lebih bagus dari tahun lalu," kata Ketua Asita Bali, Ketut Ardana, di Denpasar, Rabu (14/2).

Menurut Ardana, saat libur Imlek wisatawan asal Tiongkok biasanya melakukan perjalanan wisata ke luar negeri, dengan potensi mencapai sekitar 120 juta orang. "Jumlah tersebut, menjadi peluang untuk menarik wisatawan Tiongkok untuk berlibur di Pulau Dewata," katanya.

Ardana mengatakan, selain menggunakan maskapai penerbangan berjadwal reguler, wisatawan Tiongkok kerap menggunakan penerbangan sewa (carter). Peluang itu, ditangkap oleh sejumlah maskapai penerbangan. "Salah satunya, Garuda Indonesia yang pada akhir Januari 2018 membuka dua penerbangan langsung sekaligus dari Denpasar ke Xian dan Zhengzhou pulang pergi," tambahnya.

Hingga saat ini, Garuda Indonesa telah melayani sejumlah penerbangan langsung ke Tiongkok di antaranya Jakarta-Guangzhou, Jakarta-Beijing, Jakarta-Shanghai, Denpasar-Beijing, Denpasar-Guangzhou, Denpasar-Shanghai dan Denpasar-Chengdu yang semuanya dilayani pulang pergi (PP).

Ardana menambahkan, rata-rata turis dari Tiongkok menghabiskan sekitar lima hari empat malam berlibur di Bali, dengan pengeluaran rata-rata mencapai US$ 1.300.



Sumber: Suara Pembaruan