KPK Akui Gelar OTT tetapi Tak Tangkap Cagub Lampung

KPK Akui Gelar OTT tetapi Tak Tangkap Cagub Lampung
Juru Bicara KPK Febri Diansyah ( Foto: Antara/Sigid Kurniawan )
Fana Suparman / AB Kamis, 15 Februari 2018 | 00:52 WIB

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui adanya operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (14/2). KPK mengaku menangkap sejumlah orang, di antaranya anggota DPRD, pejabat Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, dan juga pihak swasta. Namun sampai berita ini dibuat, KPK menegaskan tidak menangkap bupati Lampung Tengah yang kini menjadi Calon Gubernur (Cagub) Provinsi Lampung, Mustafa. 

Hal tersebut disampaikan juru bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Kamis (15/2) dini hari.

"Belum ada kepala daerah yang kita amankan saat ini. Jadi masih DPRD. DPRD diamankan di Jakarta dan Lampung. Kemudian ada pegawai dan pejabat Pemkab Lampung Tengah dan ada pihak swasta. Sampai saat ini tim masih di lapangan. Kita harus menjaga tim di lapangan," katanya. 

Saat ditanya apakah tidak ada kepala daerah yang ditangkap, Febri menyatakan,"Tidak ada kepala daerah yang kita amankan sampai saat ini. Yang pasti memang ada kegiatan (OTT, Red) dan diamankan 14 orang, yakni DPRD, pejabat pemkab, dan swasta," katanya. 

Sebelumnya diberitakan, KPK menangkap sejumlah pihak dan salah satu orang yang ditangkap disebut-sebut adalah Bupati Lampung Tengah, Mustafa. Mustafa adalah calon gubernur Lampung. Mustafa dan pasangannya, Ahmad Jajuli diusung Partai Nasdem, PKS, dan Hanura.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE