OTT di Lampung dan Jakarta, KPK Sita Uang Rp 1 Miliar Dalam Kardus

OTT di Lampung dan Jakarta, KPK Sita Uang Rp 1 Miliar Dalam Kardus
ilustrasi suap dan KKN ( Foto: berita satu )
Fana Suparman / JAS Kamis, 15 Februari 2018 | 08:16 WIB

Jakarta - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp 1 miliar yang disimpan dalam kardus. Uang tersebut disita KPK saat menangkap lima anggota DPRD Lampung Tengah, sejumlah pejabat Pemkab Lampung Tengah dan pihak swasta dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar KPK di Jakarta dan Lampung, Rabu (14/2) malam.

"Kami temukan uang di kardus dan pecahannya Rp 50.000 dan Rp 100.000 dengan total sekitar Rp 1 miliar," kata Jubir KPK, Febri Diansyah Kamis (15/2) pagi.

Diduga, uang tersebut dipergunakan pihak eksekutif dalam hal ini pejabat Pemkab Lampung Tengah untuk menyuap DPRD Lampung Tengah. Suap ini diberikan agar DPRD Lampung Tengah menyetujui usulan pinjaman yang diajukan Pemkab kepada perusahaan BUMN di bidang pembiayaan.

"Indikasinya terkait dengan adanya kebutuhan persetujuan terhadap DPRD. Jadi pihak-pihak Pemkab butuh persetujuan pada DPRD, kemudian dilakukan sejumlah upaya untuk pemberian hadiah atau janji tersebut," katanya.

Dalam OTT ini, Febri menyatakan, pihaknya telah mengamankan lima anggota DPRD Lampung Tengah, delapan pejabat Pemkab Lampung Tengah dan seorang pihak swasta. Para pihak tersebut diamankan di Jakarta dan Lampung.

"Jadi kami konfirmasi memang ada kegiatan tim di lapangan di Lampung dan di Jakarta. Kami amankan totalnya 14 orang. Ada yang di Lampung dan ada yang di Jakarta. Unsurnya ada anggota DPRD, kemudian pejabat pemda dan ada pihak swasta. Jadi pejabat di pemdanya itu pejabat dan pegawai," kata Febri.

Para pihak yang diamankan di Jakarta telah berada di Gedung KPK untuk diperiksa intensif. Sementara para pihak yang diamankan di Lampung saat ini sedang dalam perjalanan menuju Gedung KPK. Lembaga antikorupsi memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak tersebut.



Sumber: Suara Pembaruan