LIPI Berhasil Budidayakan Teripang Pasir

LIPI Berhasil Budidayakan Teripang Pasir
Ilustrasi teripang ( Foto: piramitama.blogspot.com )
Ari Supriyanti Rikin / FER Kamis, 22 Februari 2018 | 21:59 WIB

Jakarta - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Oseanografi (P2O), berhasil mengungkap khasiat teripang bagi kesehatan manusia. Teripang yang merupakan biota laut, bisa dijadikan sebagai suplemen makanan yang mengandung banyak zat baik untuk tubuh.

Peneliti teripang P2O LIPI Abdullah Rasyid mengatakan, saat ini banyak serbuan makanan instan dan belum tentu kandungannya bernutrisi. Solusinya, perlu suplemen makanan untuk menggantikan nutrisi yang hilang.

"Secara geografis, perairan laut Indonesia merupakan habitat terbaik hewan teripang. Dari 1250 jenis spesies di dunia, 20 persennya ada di Indonesia. Kita coba produksi dan olah teripang tanpa bergantung produk impor," kata Abdullah di Jakarta, Kamis (22/2).

Menurutnya, teripang punya banyak kandungan gizi seperti protein dengan rendah lemak, kolagen, vitamin, omega 3, glukosamin dan kondroitin dan mukopolisakarida.

"Omega 3 bagus untuk perkembangan otak, glukosamin dan kondroitin bisa mengatasi nyeri sendi dan mukopolisakarida membantu pembentukan tulang rawan," paparnya.

Saat ini, LIPI berhasil membudidayakan spesies teripang pasir (Holothuria scabra). Ekstrak teripang untuk suplemen makanan pun telah melewati serangkaian uji lab yang sesuai ketentuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Ditargetkan pada tahun 2020, produk teripang bisa diproduksi massal. Namun saat ini sudah ada industri yang menjalin kerja sama terkait budidaya teripang.

Saat ini, harga teripang berkualitas bisa mencapai Rp 500.000 per kilogram (kg). Budidaya teripang hingga panen membutukan waktu 1 tahun. Di Tiongkok, konsumsi teripang menjadi makanan istimewa bagi kalangan menengah atas, karena tergolong makanan unik.

Balai Pengembangan Bio Industri Laut LIPI memberi alternatif budidaya teripang yang dikombinasi budidaya rumput laut dan bandeng. Sambil menunggu panen teripang, bisa terlebih dulu panen bandeng dan rumput laut. Sehingga tetap menghasilkan dan bernilai ekonomi.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE