Penguatan Pancasila Akan Libatkan Babinsa

Penguatan Pancasila Akan Libatkan Babinsa
Yudi Latif ( Foto: Istimewa )
Robertus Wardi / JAS Rabu, 14 Maret 2018 | 23:08 WIB

Jakarta - Penguatan Pancasila akan terus dilakukan dan semakin masif ke depan. Hal itu untuk lebih membumikan Pancasila sehingga pemahaman dan pengetahuan masyarakat akan ideologi tersebut semakin kuat dan mendalam.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latif usai bertemu dengan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Jakarta, Rabu (14/3).

Ia menjelaskan untuk meningkatkan penguatan ideologi Pancasila tersebut, lembaganya mengajak TNI untuk terlibat. Struktur dan jaringan TNI yang bisa sampai ke kecamatan dan desa dapat digunakan dalam sosialisasi Pancasila.

"Kita mengharapkan jaringan TNI seperti Babinsa yang ada hingga ke desa-desa. Mereka punya kapasitas dan kecakapan. Tinggal kami berikan konten mengenai pembinaan yang dilakukan," kata Yudi.

Ia menjelaskan selama ini TNI memiliki tugas dan fungsi dalam bela negara. Fungsi utuma itu yang akan disinergikan dengan tugas BPIP dalam memperkuat Pancasila.

"Kolaborasi ini akan menjadi landasan ke depan dalam memahami Pancasila secara enjoyfull," ujar Yudi.

Menurutnya, dalam waktu dekat akan ada Memorandum of Understanding (MoU) antara BPIP dan TNI untuk mengadakan training of trainers.‎ Dalam MoU itu juga sekaligus permintaan penggunaan alutsista TNI dalam kegiatan penguatan Pancasila. Kegiatan yang dilakukan berupa ekspedisi Nusantara, parade Pancasila dan berbagai kegiatan-kegiatan menarik lainnya.

Hadi sendiri siap membantu menyukseskan program BPIP. TNI akan menyiapkan berbagai Alutsista sesuai kebutuhan untuk memperkuat ideologi Pancasila.

"Kami all out mendukung. Yang namanya untuk kepentingan bangsa, apalagi untuk memperkuat ideologi Pancasila, kami siap," ujar Hadi.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE