Tertimpa Tembok, Tujuh Penabuh Gamelan Tewas

Tertimpa Tembok, Tujuh Penabuh Gamelan Tewas
Ilustrasi jenazah ( Foto: Beritasatu.com )
/ YUD Senin, 16 April 2018 | 15:54 WIB

Cirebon - Kapolres Cirebon, Jawa Barat, AKBP Risto Samodra mengatakan tujuh orang yang sedang berlatih menabuh gamelan meninggal dunia akibat tertimpa tembok sarang burung walet.

"Korban meninggal dunia ada tujuh orang yang tertimpa reruntuhan tembok," kata Risto di Cirebon, Senin.

Risto mengatakan tembok sarang burung walet yang sudah tua itu roboh dan menimpa tempat latihan karawitan yang sedang digunakan berlatih siswa sekolah SMPN 1 Gegesik.

Tempat latihan tersebut merupakan sanggar tradisional milik Suherman (48) yang berada di Desa Gegesik Wetan Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon.

"Kejadiannya itu sekitar pukul 10.30 WIB, dimana tembok bangunan tua gudang sarang burung walet roboh menimpa tempat latihan," ujarnya.

"Pada saat latihan tiba-tiba tembok runtuh sehingga menimbulkan korban jiwa," lanjutnya.

Risto menambahkan korban jiwa akibat kejadian itu sebanyak tujuh orang meninggal dunia yaitu Andra (13), Arid (13), Fada (13), Fardi (14), Adzikri (14), Suparti (13) dan Suherman (48).

Selain menimbulkan korban jiwa, kejadian itu juga melukai dua orang satu luka berat dan satu luka ringan, saat ini keduanya sudah dibawa ke rumah sakit.



Sumber: ANTARA
CLOSE