Ahmad Dhani Didakwa Melanggar UU ITE

Ahmad Dhani Didakwa Melanggar UU ITE
Ahmad Dhani. ( Foto: Antara / Indriarto Eko Suwarso )
Bayu Marhaenjati / YUD Senin, 16 April 2018 | 19:07 WIB

Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU), mendakwa Ahmad Dhani terkait kasus menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan invidu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) atau ujaran kebencian melalui media sosial.

"Jadi sebagaimana kita bacakan tadi, saudara Dhani Ahmad Prasetyo kita dakwa Pasal 45 A ayat 2 Junto Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016, Juncto Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE, Juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP. Ancaman undang-undang maksimal 6 tahun," ujar JPU Dedyng, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (16/4).

Ia mengungkapkan, ada tiga cuitan Dhani yang diposting admin yaitu saksi Suryopratomo Bimo AT alias Bimo yang diduga melanggar UU ITE. Pertama, "Yang menistakan agama si Ahok yang diadili KH Maa'ruf Amin. ADP."

"Kedua, siapa saja yang mendukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya. Ketiga, sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, penista agama jadi gubernur kalian waras?" ungkapnya.

Merespon dakwaan itu, Ahmad Dhani dan kuasa hukumnya pun mengajukan eksepsi. Sidang pembacaan eksepsi akan digelar pukul 13.00 WIB, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Senin (23/4) pekan depan.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE