Panglima TNI Minta Kopassus Terus Berinovasi

Panglima TNI Minta Kopassus Terus Berinovasi
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto ( Foto: Beritasatu tv )
Robertus Wardi / YUD Senin, 16 April 2018 | 20:25 WIB

Jakarta - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meminta prajurit Kopassus agar terus berinovasi dan beradaptasi dengan berbagai perkembangan zaman. Prajurit Kopassus harus menjadi pelopor dan berada di ujung terdepan dalam hal inovasi-inovasi, terutama terkait operasi khusus di tubuh TNI.

Hal itu disampaikan Hadi pada acara syukuran HUT ke-66 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Cijantung, Jakarta Timur, Senin (16/4).

Hadi meminta prajurit Kopassus agar tidak mudah puas diri dan larut dalam kebanggaan semata. Prajurit Koppasus harus terus menampa diri agar menjadi lebih baik dari yang ada sekarang.

“Saya berpesan agar prajurit-prajurit Kopassus tidak menjadi prajurit yang tinggi hati dan jauh dari rakyat dengan segala kecakapan dan semua prestasi yang telah diraih. Ingatlah seluruh keberhasilan dan prestasi Kopassus tidak mungkin diraih tanpa dukungan dari seluruh rakyat Indonesia,” ujar Hadi.

Dia juga meminta prajurit Koppasus agar mampu memadukan kekuatan mental dan fisik dengan penerapan teknologi mutakhir. Kekuatan mental dan fisik adalah kapital dasar yang standarnya harus senantiasa dipelihara, namun dengan tetap memiliki daya inovasi dan adaptasi.

“Dengan memelihara kemampuan mental dan fisik serta menerapkan teknologi maju secara tepat, kita telah memberikan peluang terbaik bagi anggota Pasukan Khusus untuk berhasil dalam melaksanakan berbagai misi,” tuturnya.

Dia menambahkan selama 66 tahun perjalanan pengabdian, satuan Kopassus telah menorehkan catatan tinta emas. Diantaranya Penumpasan DI/TII, PRRI/Permesta, Operasi Dwikora, Operasi Trikora, Penumpasan G 30 S/PKI, Operasi Woyla, Operasi Mapenduma, Operasi Somalia, Operasi Tinombala, sampai pada Operasi Pembebasan Sandera di Banti Papua akhir tahun 2017 yang lalu.

“Keberhasilan pada berbagai palagan tersebut mencerminkan kualitas perorangan maupun satuan Kopassus yang dilandasi nilai-nilai ksatria, militansi, loyalitas, dan tentunya profesionalisme,” tutup Hadi.



Sumber: Suara Pembaruan