Gus Yaqut: Kader Harus Kembangkan Ekonomi yang Sesuai dengan Visi dan Misi Ansor

Gus Yaqut: Kader Harus Kembangkan Ekonomi yang Sesuai dengan Visi dan Misi Ansor
Yaqut Cholil Qoumas. ( Foto: Antara )
Bernadus Wijayaka / BW Senin, 16 April 2018 | 21:45 WIB

Blora- Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Yaqut Cholil Qoumas meminta semua kadernya di seluruh Indonesia agar mengembangkan ekonomi sesuai dengan visi dan misi Ansor.

“NU memiliki tiga pilar, yaitu Nahdlatul Wathan (Kebangkitan Nasional), Taswirul Afkar (Artikulasi Pemikiran), dan Nahdlatut Tujjar (Kebangkitan Saudagar). Namun, NU masih minim saudagar atau pengusaha (ekonomi). Maka ke depan diharapkan Ansor harus bisa mengembangkan program penguatan ekonomi kader,” kata Yaqut saat memberi sambutan dalam acara pelantikan PC GP Ansor Kabupaten Blora, di pendopo rumah dinas Bupati Blora, Minggu (15/4).

Pria yang akrab dipanggil Gus Yaqut itu mengatakan, terkait Nahdlatul Wathan, tanpa harus bicara, NKRI harga mati. “Di dalam dada dan kesadaran kader, NKRI menjadi harga mati. Kedua, Taswirul Afkar, keluarga besar NU sudah banyak melahirkan banyak kaum cendekiawan dan golongan intelektual,” katanya.

Sayangnya, menurut Yaqut, hanya pilar ketiga yang belum tergarap dengan serius, yaitu Nahdlatut Tujjar.
“Kita masih kesulitan mencari pengusaha-pengusaha yang asli lahir dari NU,” ungkapnya.

Gus Yaqut berharap, Ansor Blora mendorong para kadernya yang berjumlah ribuan mengembangkan diri untuk berkarya.

Harapan sama dikatakan Bupati Blora Djoko Nugroho. Menurut dia, GP Ansor merupakan organisasi kepemudaan dengan jumlah anggota terbanyak, maka diharapkan Ansor mampu membantu pemerintah untuk memajukan daerah.

“Caranya dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kader Ansor melalui pengembangan program ekonomi. Dan saya siap memberikan bantuan jika Ansor mampu mendirikan koperasi dalam jangka satu tahun ke depan,” kata Bupati Blora.

Sementara itu, terpilih sebagai Ketua PC GP Ansor Kabupaten Blora periode 2017-2021 adalah Achmad Riyadi dan Sekretaris Ahmad Yusuf.



Sumber: PR
CLOSE