Tol Manado-Bitung Ambruk, Dua Pekerja Masih Tertimbun

Tol Manado-Bitung Ambruk, Dua Pekerja Masih Tertimbun
Sejumlah petugas berusaha mengevakuasi para korban runtuhnya proyek tol Manado-Bitung di Desa Tumaluntung, Kabupaten Minahasa Utara, 17 April 2018. ( Foto: BNPB )
Margaretha Feybe L / YUD Selasa, 17 April 2018 | 19:41 WIB

Manado - Proyek jalan tol Manado-Bitung yang terletak di Desa Tumaluntung, Kabupaten Minahasa Utara ambruk, Selasa (17/4) siang dan menyebabkan tiga orang pekerja tertimbun material.

Seorang diantaranya berhasil dievakuasi dan dua orang lainnya masih terjebak karena tertimbun material. “Tim SAR dan aparat Polres Minahasa Utara terus berupaya melakukan evakuasi terhadap dua orang korban lainnya yang masih terjebak,” kata Kepala SAR Manado Muhammad Arifin.

Dijelaskan, korban yang telah dievakuasi adalah Muktar asal Blitar dan dua lainnya yang masih terjebak adalah Sugeng (Blitar) dan Dadi (Bandung).

“Korban yang dievakuasi yaitu Muktar dalam kondisi selamat dan sementara dirawat di Rumah Sakit Hermana Lembean,”kata Arifin.

Dua korban lainnya, lanjutnya, terus diupayakan evakuasinya karena dikhawatirkan material pengecoran sepanjang 4-5 m yang menimpa kedua korban akan segera mengeras.

Arifin mengatakan, jumlah pekerja pada saat ambruknya proyek tersebut mencapai 21 orang dan yang terjebak timbunan material sebanyak tiga orang. Dengan informasi itu, Tim rescue Basarnas langsung melakukan tindakan awal dengan mengevakuasi korban.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE