Nasdem Minta Pemerintah Beri Perhatian Khusus terhadap Napi Teroris

Nasdem Minta Pemerintah Beri Perhatian Khusus terhadap Napi Teroris
Warga dari berbagai latar belakang dan lintas agama mengikuti doa bersama terkait insiden Mako Brimob di depan Mabes Polri, Jakarta, Kamis 10 Mei 2018. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao / SP/Joanito De Saojoao )
Yeremia Sukoyo / Yustinus Paat / AO Jumat, 11 Mei 2018 | 22:41 WIB

Jakarta - Pemerintah dinilai perlu untuk memberikan perhatian ekstra kepada seluruh narapidana (napi) terorisme agar peristiwa yang terjadi Rutan Salemba cabang Mako Brimob, Depok, tidak terulang. Kerusuhan yang terjadi di Rutan Salemba cabang Mako Brimob itu mengakibatkan korban meninggal, baik itu dari kepolisian maupun narapidana. Bahkan, sempat terjadi penyanderaan terhadap anggota Polri oleh napi teroris yang kemudian bisa dibebaskan setelah melalui negosiasi lebih dari 24 jam.

Menyingkapi kondisi itu, Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya menyampaikan, terorisme merupakan kejahatan yang luar biasa. Karena itu, pemerintah perlu memberikan perhatian ekstra untuk seluruh napi terorisme. "Nasdem mengecam dan mengutuk tindakan teroris yang memakan korban jiwa. Kepada seluruh keluarga anggota Polri yang meninggal dalam kerusuhan tersebut, Nasdem mengucapkan belasungkawa. Para anggota Polri yang meninggal merupakan pahlawan bangsa," kata Willy Aditya di Jakarta, Jumat (11/5).

Diingatkan, terorisme tumbuh dan berkembang di Indonesia disebabkan banyak faktor, seperti, fanatisme, berita bohong, dan fitnah. Willy juga menyampaikan, sebagai sebuah bangsa, masyarakat harus bersatu untuk menghadapi ancaman terorisme. Peristiwa yang terjadi dapat menjadi early warning system bahwa masyarakat dan pemerintah tidak boleh lengah.

"Karena, tidak ada satu negara dan bangsa di dunia yang aman dari ancaman terorisme. Ke depan kita harus bersama-sama menjaga Indonesia dan melawan terorisme," ujarnya.



Sumber: Suara Pembaruan