13 Jenazah Terduga Teroris Belum Diambil Keluarga

13 Jenazah Terduga Teroris Belum Diambil Keluarga
Sejumlah anggota Polisi membawa jenazah terduga teroris di rumah kawasan Perum Puri Maharani, Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur, 14 Mei 2018. Belum ada informasi dari aparat kepolisian yang memberikan keterangan tentang penangkapan tersebut. ( Foto: Antara / Umarul Faruq )
Aichi Halik / AHL Kamis, 17 Mei 2018 | 21:15 WIB

Surabaya - Sebanyak 13 jenazah terduga teroris dari serangkaian aksi di Surabaya dan Sidoarjo belum diambil pihak keluarga.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Machfud Arifin mengatakan apabila tak segera diambil, jenazah terduga teroris itu bakal dikuburkan di pemakaman umum.

"Kalau memang dari pihak keluarga tidak mau mengambil, terpaksa dimakamkan di pemakamana umum," ujar Machfud kepada awak media di Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (17/5).

Machfud mengimbau pihak keluarga atau kerabat dari terduga teroris untuk mengakui dan mengambil jenazah tersebut. Sebab proses identifikasi telah selesai dilakukan.

"Kalau tidak ada famili yang mengakui dalam tiga hari ini akan kita makamkan karena proses identifikasi sudah selesai," katanya.

Lebih lanjut, Machfud menyampaikan aparat kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap jaringan-jaringan teroris di Surabaya. Ia pun meminta para terduga teroris untuk menyerahkan diri ketimbang harus meregang nyawa.

"Sampai saat ini penangkapan terus dilakukan di lapangan, dari 23 operasi penangkapan 1 orang terduga teroris telah menyerahkan diri," lanjut Machfud.



Sumber: BeritaSatu TV