Pemprov Anggarkan Rp 197 M untuk Perbaikan Jalan di Bengkulu Utara

Pemprov Anggarkan Rp 197 M untuk Perbaikan Jalan di Bengkulu Utara
Ilustrasi perbaikan jalan. ( Foto: Antara )
Usmin / JAS Jumat, 18 Mei 2018 | 11:10 WIB

Bengkulu - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, pada tahun 2018, telah menganggarkan dana APBD sebesar Rp 197 miliar untuk perbaikan jalan provinsi rusak di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara.

"Tahun ini, Pemprov Bengkulu, telah mengalokasikan dana perbaikan jalan provinsi rusak di wilayah Bengkulu Utara sebesar Rp 197 miliar. Ini sebagai bukti Pemprov Bengkulu, serius untuk meningkatkan infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan di daerah ini," kata Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, di Bengkulu, Kamis (17/5).

Ia mengatakan, selama ini penanganan jalan provinsi yang ada di kabupaten dan kota belum dilaksanakan secara maksimal. Akibatnya, sebagian besar jalan provinsi yang berada di kabupaten dan kota masih dalam kondisi rusak ringan, sedang dan berat, termasuk yang provinsi di Bengkulu Utara.

"Pemprov Bengkulu, sudah berkomitmen akan memperbaiki seluruh jalan provinsi yang rusak, baik rusak ringan, sedang dan berat secara bertahap sesuai kemampuan anggaran APBD yang tersedia," ujarnya.

Perbaikan jalan provinsi yang rusak akan dilakukan dengan sistem ruas tuntas. Artinya, jika panjang jalan provinsi yang rusak 25 km, maka perbaikan dan pengaspalan hotmix dilakukan sepanjang jalan tersebut.

Dengan cara ini, kata Rohidin Mersyah, perbaikan jalan provinsi yang ada di kabupaten dan kota di Bengkulu, dapat dituntaskan dalam tiga-empat tahun ke depan. Demikian pula jembatan provinsi yang rusak juga dilakukan pergantian jembatan baru.

"Target kita dalam lima tahun ini, seluruh infrastruktur jalan dan jembatan di Bengkulu, dalam kondisi mulus sehingga arus transportasi darat antarkabupaten dan kota di Bengkulu, dapat berjalan lancar," ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Tantawi Dali mengatakan, dana APBD provinsi 2018, yang dialokasikan ke Bengkulu Utara sebesar Rp 197 miliar itu, selain untuk peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan juga dimanfaatkan untuk perbaikan irigasi dan fasilitas umum lainnya di daerah tersebut.

Adapun jalan provinsi di Bengkulu Utara, yang telah dianggarkan untuk dilakukan perbaikan pada 2018 ini, antara lain ruas Pasar Lais-Arga Makmur, Tanjung Agung Palik-Lubuk Durian, Gunung Selan-Sukarami-Unit IV-Padang Jaya masing-masing Rp 10 miliar.

Selanjutnya jalan Sukarami-Unit 1 Rp 6,8 miliar, Batik Nau-Lubuk Banyau Rp 13 miliar, Unit VI-Simpang Batu Rp 3 miliar. Untuk perbaikan jalan tersebut, saat kini masih dalam persiapan proses tender.

Tantawi menambahkan, jika perbaikan jalan ini dapat direalisasikan dengan baik, maka total panjang kerusakan jalan provinsi di wilayah Bengkulu Utara, akan berkurang dari sepanjang sekitar 450 km dari panjang total 613 km.

Sedangkan perbaikan jembatan di wilayah Bengkulu Utara pada tahun 2018, dilakukan terhadap jembatan Air Benganyau dengan anggaran Rp 2,5 miliar, Lubuk Mindai Rp 12 miliar, Air Mumbang Rp 3 miliar, dan Air Muring Rp 2,5 miliar.

Selain itu, juga dilakukan pembangunan irigasi Air Noka dan Air Telatang, penanggulangan longsor terhadap badan jalan depan PDAM Kemumu Rp 200 juta, serta pengamanan jalan ruas Tebing Kaning-Kemumu RP 2 miliar, dan perbaikan dermaga pelabuhan di Enggano sebesar Rp 1 miliar.

Untuk itu, anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Dapil Bengkulu Utara, berharap agar pihak terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, segera melakukan lelang proyek tersebut, sehingga dapat dilaksanakan dalam waktu dekat.

Sebab, tahun anggaran 2018, sudah memasuki bulan April, sehingga sisa waktu tinggal delapan bulan lagi. "Karena itu, kita berharap seluruh proyek APBD segera dilakukan pelelangan di Unit Layanan Pengadaan (ULP), termasuk proyek perbaikan jalan dan jembatan di wilayah Bengkulu Utara," ujarnya.



Sumber: Suara Pembaruan