Aman Abdurrahman Dituntut Hukuman Mati

Aman Abdurrahman Dituntut Hukuman Mati
Aman Abdurrahman. ( Foto: Antara )
Bayu Marhaenjati / AB Jumat, 18 Mei 2018 | 11:42 WIB

Jakarta - Tim jaksa penuntut umum (JPU) menuntut terdakwa Oman Rochman alias Aman Abdurrahman terkait kasus terorisme dengan hukuman mati dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (18/5). 

JPU Anita mengatakan pihaknya meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan dan menyatakan, terdakwa Oman Rochman alias Aman Abdurrahman alias Abu Sulaeman, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana terorisme sebagaimana dalam dakwaan kesatu primer melanggar Pasal 14 juncto Pasal 6 UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, dan kedua primer melanggar Pasal 14 juncto Pasal 7 UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Oman Rochman alias Aman Abdurrahman alias Abu Sulaeman, dengan pidana mati," ujar Anita di ruang sidang utama Prof H Oemar Seno Adji. 

Seusai pembacaaan berkas tuntutan, ketua mejelis hakim, Akhmad Jaini menanyakan apakah Aman mau membuat pembelaannya sendiri atau bersama kuasa hukumnya?

Aman pun menyampaikan akan membuat pledoi pekan depan.

Akhmad kemudian memutuskan untuk menunda sidang hingga, Jumat (25/5) pekan depan. "Sidang ditunda minggu depan. Dengan demikian sidang ditutup," katanya.

Berdasarkan pantauan, Aman langsung keluar ruang sidang setelah sidang ditutup dengan pengawalan ketat anggota Brimob Polda Metro Jaya bersenjata lengkap.

Aman diduga sebagai aktor di balik pengeboman di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, tahun 2016. Selain itu, dia juga terlibat kasus teror bom Gereja Oikumene di Samarinda tahun 2016, bom di Kampung Melayu Jakarta Timur tahun 2017, serta dua penembakan polisi di Medan dan Bima pada 2017.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE