Menkominfo Ingatkan Bahaya Jejak Digital

Menkominfo Ingatkan Bahaya Jejak Digital
Menkominfo Rudiantara memberi keterangan pers terkait upaya pemerintah dan penyelenggara OTT dalam mengamankan dunia maya, di gedung Kemkominfo, Jakarta, Selasa, 15 Mei 2018. ( Foto: BeritaSatu Photo / Herman )
Herman / FER Jumat, 18 Mei 2018 | 15:52 WIB

Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, mengatakan, pihaknya mengingatkan kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Sebab, apa yang dibagikan di media sosial bakal meninggalkan jejak digital yang sulit hilang.

Meskipun misalnya sebuah postingan sudah dihapus oleh si pemilik akun, suatu saat postingan tersebut bisa dimunculkan kembali apabila ada yang melakukan screenshot dan menyimpannya.

Rudiantara mengatakan ke depannya para perusahaan juga tidak lagi sekedar melihat curriculum vitae (CV) sang pelamar kerja dalam merekrut karyawan baru. Yang juga akan dilihat adalah unggahan pelamar kerja tersebut di dunia maya sebagai bahan pertimbangan.

"Nantinya ketika melamar kerja, perusahaan juga akan melihat rekam jejak digital pelamar kerja tersebut di dunia maya. Kalau sering posting hal-hal yang negatif, tentunya perusahaan tidak akan mau menerima," kata Rudiantara usai upacara tabur bunga, di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta, Jumat (18/5).

Terkait penyebaran konten negatif di dunia maya, Kemkominfo menurutnya juga terus bekerja sama dengan para penyelenggara Over the Top (OTT). Selain itu, dirinya juga berharap keterlibatan masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan konten negatif yang melanggar Undang-undang (UU), misalnya konten terkait terorisme, radikalisme, provokasi, hoax, ujaran kebencian atau SARA.

Untuk melaporkan konten-konten tersebut, Kemkominfo telah menyiapkan website khusus dengan alamat aduankonten.id. Caranya dengan mengirimkan cuplikan atau URL akun yang mengandung konten negatif tersebut. Selain itu, aduan konten juga bisa dikirimkan melalui WhatsApp 08119224545 atau email aduankonten@mail.kominfo.go.id.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE