Puluhan Keracunan Gas, Warga Minta PT Pindo Deli 2 Ditutup

Puluhan Keracunan Gas, Warga Minta PT Pindo Deli 2 Ditutup
Puluhan warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, dilarikan ke rumah sakit akibat keracunan gas clorin dari PT Pindo Deli 2, yang berlokasi di Desa Kutamekar, Selasa (15/5). ( Foto: Beritasatu Tv )
Aichi Halik / AHL Jumat, 18 Mei 2018 | 15:55 WIB

Karawang - Warga Karawang mendesak pemerintah untuk menutup pabrik kertas PT Pindo Deli 2 menyusul kebocoran gas clorin dari cerobong asap pabrik tersebut.

Sebelumnya, puluhan warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, dilarikan ke rumah sakit akibat keracunan gas clorin dari PT Pindo Deli 2, yang berlokasi di Desa Kutamekar, Selasa (15/5).

Semua korban menjalani perawatan intensif di RS Delima Asih dan RS Rosela, Telukjambe Barat, Karawang.

"Seharusnya pemerintah bertanggung jawab dan menindak tegas PT Pindo Deli 2 karena meresahkan masyarakat dan bahkan mengancam nyawa masyarakat," ujar seorang warga, Din Samsudin, di RS Rosela, Kamis (17/5).

Din yang keluarganya ikut jadi korban keracunan menjelaskan peristiwa keracunan massal yang menimpa warga Kutamekar ini merupakan kali ketiga dialami mereka.

"Kalau memang pemerintah lebih mencintai rakyatnya maka dia harus berani menutup pabrik PT Pindo Deli 2," katanya.

Akhir tahun 2017 silam, warga Kutamekar mengalami penderitaan yang sama akibat bocornya cerobong asap milik Pindo Deli 2 tersebut. Saat itu warga menghirup gas caustik soda bocoran dari pabrik Pindo Deli 2.

Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana berjanji akan menerjunkan tim auditor independen ke PT Pindo Deli 2 untuk memeriksa instalasi yang terpasang di pabrik kertas itu.

Hasil audit nantinya akan dijadikan acuan Pemkab Karawang dalam memgambil sikap terhadap pabrik yang telah beberapa kali menimbulkan keracunan tersebut.



Sumber: BeritaSatu TV