Kurangi Kecelakaan, Polres Bogor Sebar Imbauan Nyeleneh

Kurangi Kecelakaan, Polres Bogor Sebar Imbauan Nyeleneh
Papan imbauan dengan kalimat "nyeleneh" yang dipasang di Simpang Gadog, Jalur Puncak, Kabupaten Bogor. ( Foto: Beritasatu Photo / Vento Saudale )
Vento Saudale / JAS Kamis, 14 Juni 2018 | 13:23 WIB

Bogor - Kepolsian Resor Bogor menyebarkan papan imbauan nyeleneh di sepanjang jalur rawan kecelakaan, seperti Bogor-Puncak-Cianjur (Bopuncur) dan Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi). Polisi menilai imbauan dengan kalimat nyeleneh dianggap mudah dimengerti dan gampang diingat.

Kasat Lantas Polres Bogor, Ajun Komisaris Hasby Ristama menuturkan, Polres Bogor sengaja membuat papan-papan imbauan tersebut di ruas-ruas jalur rawan kecelakaan seperti di Bopuncur dan Bocimi.

"Kalimatnya memang lucu, kocak, absurb, dan terkesan nyeleneh. Namun yang terpenting pesannya jelas dan imbauan itu mudah dimengerti bagi para pengendara yang melintas," tutur Hasby, Rabu (13/6).

Selain itu, Polres Bogor juga menerjunkan tim khusus Road Accident Rescue Traffic Accident Analysis (RAR TAA) di jalur Puncak, Bogor.

Kepala Unit Kecelakaan Polres Bogor, Iptu Asep Saefudin menerangkan tim yang beranggotakan sebanyak 26 orang ini untuk menangani kasus kecelakaan di jalur-jalur rawan kecelakaan dan akan disiagakan di Pos Pemantau Jalur Puncak, Gadog.

Kata dia, tim reaksi cepat ini nantinya yang akan bergerak ketika terjadi laka lantas, sehingga dapat menurunkan risiko angka kematian. Selain itu, tim ini yang memantau pergerakan kendaraan berdasarkan titik blackspot daerah rawan kecelakaan yang sudah di petakan.

Mereka telah mendapatkan berbagai pelatihan cara cepat menangani kasus kecelakaan lalu lintas. Tak hanya itu, tugas mereka pun didukung sejumlah peralatan di antaranya alat pemotong besi, gergaji, tang, pakaian pelindung zat kimia, dan peralatan lainnya.

"Dalam mobil RAR-TAA telah dilengkapi berbagai sarana pendukung. Utamanya bagaimana menyelamatkan korban kecelakaan dengan peralatan khusus," kata Asep.

Dengan demikian, jika terjadi kecelakaan Tim RAR TAA bisa segera mengambil langkah penanganan dan evaluasi korban kecelakaan.

Berdasarkan data kecelakaan Polres Bogor, sepanjang periode 2017 jumlah kecelakaan mencapai 402 kejadian. Dari jumlah itu, korban meninggal dunia 151 orang, luka berat 221 orang dan luka ringan 251 orang. Sedangkan jumlah kerugian mencapai Rp 2,3 miliar.



Sumber: BeritaSatu.com