Idulfitri 2018

PP Muhammadiyah: Sampaikan Pesan Keislaman yang Menyebarkan Kedamaian dan Persaudaraan

PP Muhammadiyah: Sampaikan Pesan Keislaman yang Menyebarkan Kedamaian dan Persaudaraan
Haedar Nashir. ( Foto: Antara )
Maria Fatima Bona / AB Jumat, 15 Juni 2018 | 07:43 WIB

Jakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan umat Islam hendaknya melaksanakan ibadah sesuai sunah Nabi Muhammad, antara lain membayar zakat fitrah, memperbanyak membaca takbir, dan menunaikan salat Idulfitri.

"Segenap umat Muslim hendaknya menjadikan puasa dan ibadah Ramadan serta Idulfitri sebagai wahana untuk semakin meningkatkan kualitas iman dan takwa, memperbanyak amal saleh, memperluas ilmu pengetahuan, serta mengembangkan sikap dan tindakan yang berakhlak mulia," kata Haider berdasarkan siaran pers yang diterima SP, Jumat(15/6).

Haedar juga mengimbau para khatib dan mubalig menyampaikan khotbah dan ceramah yang berisi ajakan agar umat Islam senantiasa berusaha melanjutkan amal saleh selama bulan Ramadan secara lebih baik, meningkatkan ketakwaan dengan berbuat ihsan, meningkatkan solidaritas sosial, serta memelihara kerukunan dan persatuan umat dan bangsa.

"Sampaikan pesan-pesan keislaman yang menyebarkan kedamaian, persaudaraan, kemajuan, dan mencerahkan. Para khatib dan mubali hendaknya tidak menjadikan khotbah dan ceramah sebagai ajang kampanye dan propaganda politik praktis serta tidak menyampaikan materi yang berpotensi menimbulkan kontroversi dan disharmoni sosial, politik, dan agama baik intern maupun antar umat beragama," ujarnya.

Para elite maupun warga diharapkan menampilkan keteladanan yang baik atau uswah hasanah sehingga kaum Muslim di negeri ini menjadi rahmatan lil-alamin.

PP Muhammadiyah juga mengharapkan masyarakat saling menghormati dan bekerja sama untuk terciptanya suasana ibadah yang tenang, aman, dan tertib. Selain itu, masyarakat juga hendaknya bersilaturahmi dengan saling mengunjungi dan kerelaan memaafkan untuk meningkatkan harmoni, kerukunan, persatuan, dan persaudaraan umat dan bangsa.

Lebih lanjut, Haedar mengatakan masyarakat dalam menggunakan media sosial hendaknya semakin cerdas, dewasa, dan berkeadaban.

"Gunakan media sosial sebagai ajang silaturahmi, peduli, berbagi, dan mengembangkan pengetahuan, seraya jauhi hal-hal yang menyebabkan kebencian, dusta, dan permusuhan agar kehidupan di masyarakat tetap terjaga dengan damai dan rukun," ujarnya.

Kepada pemerintah, Haedar berharap, pemerintah dan aparatur keamanan dapat membantu, menjaga, dan memfasilitasi umat Islam agar dapat melaksanakan ibadah Idulfitri sesuai dengan keyakinan masing-masing dan merayakan berbagai tradisi masyarakat yang berkeadaban.

"Semua pihak diajak untuk menjadikan Ramadan dan Idulfitri sebagai momentum mengembangkan spirit keadaban dan kemajuan di segala bidang kehidupan menuju baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com