H-1 Lebaran, Korban Lakalantas Tewas di Bengkulu Turun 75%

H-1 Lebaran, Korban Lakalantas Tewas di Bengkulu Turun 75%
Ilustrasi kecelakaan beruntun. ( Foto: Antara )
Usmin / WBP Jumat, 15 Juni 2018 | 08:04 WIB

Bengkulu - Hingga H-1 Lebaran 2018, korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang meninggal dunia di Bengkulu turun sebesar 75 persen dibanding tahun lalu. Demikian pula jumlah korban lakalantas yang mengalami luka ringan dan berat juga turun 40 persen dari mudik Lebaran tahun 2017 lalu.

"Kita bersyukur selama berlangsung angkutan mudik Lebaran kasus lakalantas di Bengkulu, yang meninggal turun 75 persen dibanding tahun lalu," kata Kepala Cabang PT Jasa Raharja Bengkulu, Akhdyat kepada SP, di Bengkulu, Jumat (15/6).

Ia mengatakan, berdasarkan data Polda Bengkulu, selama berlangsung angkutan mudik Lebaran terjadi 9 kasus lakalantas. Satu korban di antaranya meninggal dunia. Namun Akhdyat tidak merinci jumlah korban meninggal, luka berat dan luka ringan

Akhdyat menambahkan, menurunnya kasus lakalatas selama mudik Lebaran tahun ini, karena persiapan pemerintah lebih baik. Apalagi pemudik tidak tergesah-gesa dalam perjalanan pulang kampung karena masa libur Lebaran tahun ini cukup panjang selama 10 hari.

Selain itu, kesadaran masyarakat tertib berkendara khususnya pengendara roda dua dan empat sudah semakin baik. Dengan demikian, terhindar dari kecelakaan lalu lintas.

Terkait bus Lebaran di Bengkulu, Akhdyat mengatakan, seluruh bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP) yang disiapkan untuk melayani angkutan mudik dilakukan cek fisik oleh Dishub Bengkulu.

Demikian pula sopir dilakukan ter urine guna memastikan mereka bebas narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Bengkulu. "Kita bersyukur selama berlangsung mudik Lebaran tidak ada bus yang mengalami kecelakaan. Kita berharap hal serupa sama dengan angkutan arus balik mendatang," ujarnya.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE