Kejar KKB, Helikopter Polisi Ditembaki

Kejar KKB, Helikopter Polisi Ditembaki
Tiga korban tewas penembakan dan pembacokan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di sekitar Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, tiba di Bandara Mozes Kilangin, Timika, Senin (25/6) sekitar pukul 17.00 WIT. ( Foto: Beritasatu Tv )
Farouk Arnaz / YUD Kamis, 12 Juli 2018 | 15:50 WIB

Jakarta– Polda Papua terus melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang ada di Kabupaten Nduga terkait kasus penembakan pesawat dan pembunuhan terhadap tiga warga sipil dan satu orang anak mengalami luka bacok.

“Pasca serangkaian penembakan tersebut sejak Rabu tanggal 27 Juni 2018 kemarin telah diberangkatkan 1 SSK Brimob dan 1 SST TNI dan saat ini mereka sudah berada di Kabupaten Nduga,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal, Rabu (12/7).

Namun KKB terus melakukan perlawanan. Pada hari Jumat tanggal 06 Juli 2018 kemarin, Kamal melanjutkan, saat personil Brimob melaksanakan pengamanan di Bandara Keneyam kembali terjadi penembakan terhadap personil Brimob.

Akibat kejadian tersebut anggota Resimen 1 Pelopor Brimob bernama Bharada Rafindo Refli Sagala mengalami luka tembak dan saat ini sudah dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.

“Pada Selasa tanggal 11 Juli 2018 kemarin sekitar pukul 11.17 WIT, saat helikopter Polri akan mengirimkan bahan makanan di beberapa titik keberadaan personil, terjadi penembakan terhadap helikopter Polri,” sambungnya.

Helikopter saat itu dalam keadaan selamat namun tidak lama kemudian, di sekitar TKP penembakan helikopter, terjadi kontak tembak antara personil BKO Brimob dengan KKB.

Dikarenakan situasi yang tidak memungkinkan helikopter Polri kembali ke Pos Pol Nduga.

Sekitar pukul 16.00 WIT helikopter kembali mencoba mengirimkan bahan makanan di beberapa titik keberadaan personil Brimob.

“Lagi-lagi penembakan kembali terjadi terhadap helikopter, sehingga terjadi kontak tembak antara personil Brimob dengan KKB. Helikopter Polri akhirnya kembali lagi ke Pos Pol Nduga dan tiba dalam keadaan selamat. Kontak tembak masih terjadi hingga pukul 17.00 WIT,” pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com