Geger Plakat Polisi Tiongkok, Karier Kapolres Ketapang Terancam

Geger Plakat Polisi Tiongkok, Karier Kapolres Ketapang Terancam
Monumen dan plakat Kantor Polisi Bersama dengan gambar bendera Indonesia dan Tiongkok serta logo Polri dan polisi Tiongkok. ( Foto: Beritasatu.com/Farouk Arnaz )
Farouk Arnaz / CAH Jumat, 13 Juli 2018 | 09:43 WIB

Jakarta - Karier Kapolres Ketapang, Kalimantan Barat, AKBP Sunario dalam sorotan. Perwira menengah Polri ini akan diperiksa oleh atasannya buntut kedatangan kepolisian Republik Rakyat Tiongkok ke wilayahnya.

Kunjungan untuk menjalin kerja sama keamanan itu dinilai tidak prosedural. Apalagi diikuti dengan tersebarnya foto-foto monumen dan plakat Kantor Polisi Bersama dengan gambar bendera Indonesia dan Tiongkok serta logo Polri dan polisi Tiongkok.

Plakat yang awalnya ditaruh di kawasan industri PT Ketapang Ecology and Agriculture Foresty Industrial Park, Ketapang itulah yang dinilai tidak pas.

Dari foto yang beredar di media sosial, dalam plakat itu tertulis: Kantor Polisi Bersama, Kepolisian Negara Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Kabupaten Ketapang, Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangsu Resor Suzhou, Ketapang Ecology and Agriculture Foresty Industrial Park. Plakat itu juga ditulis dalam bahasa mandarin.

“Mengingat tidak dipenuhinya seluruh rangkaian dan mekanisme prosedural, yuridis, dan profesional serta struktural dalam hubungan kerja sama dengan negara asing, maka yang bersangkutan harus mempertanggungjawabkan hal tersebut dan akan dimintai keterangannya,” kata Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono saat dihubungi Beritasatu.com Jumat (13/7).

Jenderal bintang dua itu juga tidak membantah jika Sunario terlalu lama duduk di Ketapang.”Biar gantian dengan Pamen lainnya,” sambungnya.

Berdasar data yang dihimpun Beritasatu.com, Sunario merupakan lulusan Akpol 1998. Dia duduk sebagai Kapolres Ketapang sejak Juli 2016 alias tiga tahun lamanya.

Uniknya dia juga pernah menjabat Wakapolres Ketapang, Kasatresrim Polres Ketapang, dan tiga kali menjabat Kapolsek di Ketapang. Singkatnya, 80 persen kariernya dihabiskan di Kalbar dan khususnya Ketapang.



Sumber: BeritaSatu.com