Kebakaran Hutan di Gunung Sumbing Meluas

Kebakaran Hutan di Gunung Sumbing Meluas
Kebakaran hutan di lereng Gunung Sumbing wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, terus meluas dan hingga Senin (17/9) siang api belum bisa dipadamkan. ( Foto: Beritasatu Tv )
/ WBP Minggu, 16 September 2018 | 21:02 WIB

Temanggung - Kebakaran hutan di kawasan Gunung Sumbing di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, terus meluas.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi mengatakan pada Minggu pagi, kebakaran di Gunung Sumbing hanya terjadi di empat titik, namun pada siang hari menjadi lima titik.

"Sebelumnya memang sempat mereda, namun pada Minggu siang kebakaran bertambah satu titik," katanya di Temanggung, Minggu (16/9).

Ia menyebutkan kebakaran tersebut terjadi di petak 27-1, petak 27-2, petak 27-3, dan petak 20-1. Total luasan yang terbakar hingga Minggu sore mencapai 490,9 hektare.

Ia mengatakan upaya pemadaman terus dilakukan secara manual dengan penyekatan, gepyokan, dan menaburkan tanah di titik api. "Medan yang terjal dan curam mengakibatkan proses pemadaman terhambat, karena titik api sulit dijangkau petugas," katanya.

Ia menuturkan sebanyak 168 personel dari berbagai unsur diterjunkan dalam pemadaman api di Gunung Sumbing.

Seluruh personel hari ini dikerahkan untuk pemadaman kawasan Gunung Sumbing, karena kebakaran di wilayah Gunung Sindoro telah padam.

Pada Senin (17/9) rencananya akan dilakukan pemadaman api di kawasan Sumbing dengan menggunakan helikopter Kamov milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Adapun pengambilan air dilakukan di Waduk Wadaslintang perbatasan Kabupaten Wonosobo dengan Kabupaten Kebumen.

"Karena heli ini lebih besar dari yang dikirim sebelumnya, maka kalau mengambil air dari Embung Kledung atau Telaga Menjer tidak memungkinkan," katanya.



Sumber: ANTARA