Partai Demokrat Tegaskan Tak Calonkan Mantan Koruptor

Partai Demokrat Tegaskan Tak Calonkan Mantan Koruptor
Suasana pertemuan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY, tengah), Prabowo Subianto (kiri), bersama Hinca Pandjaitan di kediaman SBY, Jumat, 10 Agustus 2018. ( Foto: Tim Dokumentasi SBY / Abror Rizki )
Yustinus Paat / WM Minggu, 16 September 2018 | 21:28 WIB

 

Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat (PD) Hinca Pandjaitan menegaskan, PD tidak akan mencalonkan mantan terpidana kasus korupsi di Pemilu 2019.

Menurut Hinca, DPP telah memerintahkan agar pengurus di daerah tidak mencalonkan mantan koruptor meskipun Putusan MA dan Bawaslu membolehkan mantan koruptor menjadi caleg.

"Kalau dari Demokrat, posisi kami dari awal ingin ke depan semuanya bersih kami tetap bertahan untuk tidak mencalonkan teman-teman kami yang mantan napi atau bahkan yang sudah menjalani sekalipun," ujar Hinca, di Kantor KPU,di Jakarta, Minggu (16/9).

DPP PD, kata Hinca, sudah melakukan screening terhadap bacaleg di seluruh Indonesia. Dia memastikan tidak ada bacaleg mantan koruptor.

"Sudah kami screening dari awal. Tetapi bisa saja di daerah ada yang bolos, tapi dari data kami tidak ada yang lolos," tandas dia.

Menurut dia, alasan PD tak mencalonkan mantan koruptor agar mendorong negara yang bersih khususnya legislatif yang bersih, bebas dari KKN. Hal yang sama, kata dia, ketika PD konsisten untuk mempertahankan keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami berikhtiar calonkan calon terbaik, yang tidak terkena kasus korupsi. Kan seimbang itu dengan sikap politik dengan yang dimajukan, kalau enggak nanti ya, dua sisi berbeda. Kami tetap menginginkan makin baik," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE