Pengisian BBM ke Jeriken Picu Kebakaran SPBU di Bogor

Pengisian BBM ke Jeriken Picu Kebakaran SPBU di Bogor
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum 34 16109 di Jalan KS Tubun, Bogor Utara, Kota Bogor yang terbakar, Kamis 11 Oktober 2018 petang. ( Foto: BeritaSatu Photo / Vento Saudale )
Vento Saudale / YUD Kamis, 11 Oktober 2018 | 20:22 WIB

Bogor - Kebakaran di Jalan KS Tubun, Bogor Utara, Kota Bogor diduga berasal dari sepeda motor saat mengisi bahan bakar pertalite ke dalam jeriken. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan kerugian ditaksir mencapai Rp250 juta.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Marse Hendra menuturkan, peristiwa kebakaran terjadi pada pukul 17.50 dan api berhasil dipadamkan pada pukul 18.30, Kamis (11/10). Lima unit kendaraan pemadam diturunkan guna memadamkan api.

"Sekitar satu jam api sudah dapat dipadamkan. Api tidak menjalar ke dispenser lain, karena yang terbakar hanya pengisian khusus motor dan letaknya berjauhan," jelasnya di lokasi kejadian.

Kata dia, kebakaran berawal ketika ada sepeda motor yang membawa dua jeriken melakukan pengisian bahan bakar pertalite. Usai melakukan pengisian, tiba-tiba api muncul dari sepeda motor.

"Dugaan kami, api muncul ketika pengendara sepeda motor mulai starter motor. Percikan api, mengenai bahan bakar lalu terjadilah kebakaran," kata Marse. Api menjalar secara cepat ke seluruh motor lalu membakar juga dispenser SPBU.

Api mulai membesar dan membuat panik antrean di SPBU. Beruntung, lanjut Marse, sistem penangulangan kebakaran berjalan baik. Sehingga ketika terjadi kebakaran, katup aliran bahan bakar dengan cepat menutup dan listrik langsung padam sehingga opersional pengisian bahan bakar otomatis terhenti.

Salah satu petugas pengamanan Rahman (35) menjelaskan, Kamis petang itu, suasana SPBU ramai, setidaknya di jalur sepeda motor ada lima motor lain selain yang terbakar.

"Tidak ada ledakan, api hanya menjalar dengan cepat. Antrean kendaraan dengan cepat menjauh. Saya lihat, hanya ada dua motor yang terbakar, namun pemilik motor kabur," katanya.

Ia melihat, suasana lalu lintas saat itu sangat ramai. Akibat kebakaran itu, antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer. Hingga kini polisi masih menyelidiki peristiwa dengan mengamati rekaman CCTV dan memeriksa beberapa saksi. Sedangkan kerugian ditaksir 250 juta rupiah.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE