Yusril Siap Jadi Pengacara Rizieq

Yusril Siap Jadi Pengacara Rizieq
Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra memberikan pernyataan kepada awak media di GOR Jakarta Utara, Minggu sore, 20 Mei 2018. ( Foto: Suara Pembaruan/Carlos Roy Fajarta )
Yeremia Sukoyo / FMB Jumat, 9 November 2018 | 15:49 WIB

Jakarta - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra siap menjadi kuasa hukum Rizieq Syihab yang hingga kini masih berada di Arab Saudi. Sebelumnya, Rizieq didatangi aparat Kepolisian Makkah karena kasus pemasangan bendera hitam yang mengarah pada ciri-ciri gerakan ekstremis.

"Kami sudah menyampaikan pesan Ketua Umum PBB (Yusril) yang siap membela HR (Habib Rizieq) demi keadilan dan kepastian hukum," kata Sekretaris Jenderal Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Ferry Noer, di Jakarta, Jumat (9/11).

Dirinya berharap RS dan semua warga negara Indonesia di manapun berada dapat dilindungi oleh pemerintahannya. Dengan demikian maka tidak ada kekhawatiran bagi keluarga WNI yang ditinggalkan di tanah air.

Afriansyah mengakui, dirinya juga sempat bertemu dengan RS di Makkah. Pertemuan dilakukan sekaligus dalam rangka menunaikan ibadah umroh.

"Saya dan beberapa kawan berangkat menuju Makkah untuk menunaikan ibadah umrah. Sekaligus ada misi untuk bertemu IB HRS di Makkah bersama Pak Kaban," ucapnya.

Pertemuan akhirnya dapat terwujud pada 3 Oktober 2018 lalu. Dirinya mengaku dapat bersilahturahmi secara langsung dengan HRS di rumahnya.

"Kondisi rumah beliau dari kota Makkah sekitar 15 menit perjalanan kendaraan. Sesampainya di rumah beliau, saya dan Pak Kaban memencet bel yang ada interkom videonya," ucap Afriansyah menceritakan.

Ketika sampai di kediaman RS, dirinya juga sempat memperhatikan suasana di sekitar rumah. Dalam pengamatannya, sama sekali tidak ada pemasangan bendera atau spanduk-spanduk tauhid.

"Makanya ketika ada berita bendera tauhid di pagar rumah beliau, saya jadi ingat berita bahwa HB dikerjain lagi. Saya sebagai Sekjen PBB mengimbau agar pihak manapun setop kriminalisasi kepada semua warganya," tutup Afriansyah.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE