STA Fair 2018

Kemristekdikti Dorong Generasi Milenial Gemari Sains

Kemristekdikti Dorong Generasi Milenial Gemari Sains
Atraksi lighting dan video mapping dipertunjukkan saat gelaran latihan upacara pembukaan PON XIX Jabar 2016 bertajuk " Berjaya di Tanah Legenda " di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Selasa, 13 September 2016 malam. Sebanyak 1.400 orang yang tergabung dalam tim kesenian dan pertunjukan menggelar latihan menggunakan sound, multimedia, lighting, kostum dan properti sebagai persiapan pembukaan PON XIX Jabar pada 17 September 2016. Antara/Fahrul Jayadiputra
Ari Supriyanti Rikin / FER Jumat, 9 November 2018 | 20:26 WIB

Jakarta - Hasil penelitian saat ini kerap kurang menarik generasi milenial. Dengan mengemasnya lewat digitalisasi diharapkan bisa menggaet minat kaum muda menggemari sains.

Oleh karena itulah, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) menggandeng anak-anak muda pelaku usaha pemula berbasis teknologi (startup) menggelar pameran Science Technology and Art Fair (STA Fair) 2018.

Nantinya lima hasil riset di bidang maritim, pangan dan energi berkelanjutan ditampilkan dengan cara yang berbeda dari pameran sains lainnya, yaitu dengan digitalisasi.

Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemristekdikti, Muhammad Dimyati mengatakan, melalui pameran sains dan iptek ini, pihaknya ingin membuat wahana baru untuk mengenalkan karya riset dalam negeri kepada generasi milenial.

"Generasi milenial ini akan mengisi bonus demografi kita. Jika tertarik dunia sains maka bonus demografi akan diisi sumber daya produktif," katanya dalam konferensi pers pre event STAFair 2018 di Jakarta, Jumat (9/11).

STA Fair 2018 akan digelar di Gedung Filateli, Jakarta pada 14-17 November 2018. Pengunjung bisa mengunduh aplikasi yang nantinya bisa mengulas riset yang dipamerkan. Dengan konsep 3 dimensi bahkan pengunjung seolah berada di ruang sains itu. Wahana yang digunakan nanti berupa augmented reality dan video mapping.

"Pameran ini juga mendorong startup anak-anak muda untuk terus tumbuh," ucap Dimyati.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE