Panglima: Korban Penembakan KKB Adalah Pahlawan Pembangunan

Panglima: Korban Penembakan KKB Adalah Pahlawan Pembangunan
Panglima TNI Hadi Tjahjanto beserta rombongan tiba di Bandara Mosez Kilangin, Timika, Papua, Kamis (6/12).
/ CAH Jumat, 7 Desember 2018 | 10:25 WIB

Timika - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan para karyawan PT Istaka Karya yang menjadi korban keberingasan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga merupakan pahlawan pembangunan Papua.

Hal itu ditegaskan Panglima TNI saat menemui keluarga korban di Hanggar Bandara Mozes Kilangin Timika, Jumat pagi (7/12).

"Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya bagi keluarga korban. Mereka adalah pahlawan pembangunan Papua. Mereka sudah memberikan dedikasi yang tinggi bagi bangsa dan negara. Semoga keluarga ikhlas menerima cobaan berat ini," kata Marsekal Hadi.

Panglima TNI berjanji untuk menangkap dan memroses para pelaku kejahatan kemanusiaan itu ke meja hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ditegaskan Panglima TNI, pemerintah tidak akan menyurutkan niat dan komitmen pemerintah untuk membangun pedalaman Papua agar masyarakatnya bisa sejahtera dengan peristiwa pembunuhan massal ini. Panglima TNI mengatakan pembangunan Jembatan Kali Yigi dan Jalan Trans Papua di Kabupaten Nduga akan kembali dilanjutkan mulai pekan depan.

Direktur PT Istaka Karya Sigit Winarto mengatakan perusahaan akan memfasilitasi pemulangan hingga pemakaman jenazah para korban di lima daerah, di antaranya Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara.

Perusahaan juga berkomitmen memberikan santunan kepada isteri dan anak-anak maupun orang tua para korban serta beasiswa pendidikan hingga jenjang SLTA bagi putra-putri korban.

Hingga Jumat ini baru sembilan jenazah karyawan PT Istaka Karya yang telah teridentifikasi oleh Tim DVI Polda Papua dan dibantu Tim DVI Mabes Polri.

Tujuh jenazah lainnya sudah tiba di Timika dan sementara sedang diidentifikasi oleh Tim DVI Polri.

Tiga jenazah lainnya sedang dalam pencarian oleh aparat gabungan TNI Polri di sekitar Gunung Kabo, Distrik Yall Kabupaten Nduga.



Sumber: ANTARA
CLOSE