16 Korban Pembunuhan di Papua Diterbangkan ke Kampung Halamannya

16 Korban Pembunuhan di Papua Diterbangkan ke Kampung Halamannya
Petugas mengusung peti jenazah korban pembunuhan diduga didalangi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nduga, Papua, untuk diterbangkan ke kampung halamannya dari Bandara Moses Kilangi, Mimika. ( Foto: istimewa )
Robert Isidorus / JEM Jumat, 7 Desember 2018 | 15:27 WIB

Timika - Sebanyak16 jenazah korban pembunuhan disertai penganiayaan yang diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nduga, Papua, diberangkatkan ke kampung halamannya masing-masing, Jumat (7/12).

Jenazah-jenazah korban yang sudah dimasukkan ke dalam peti jenazah tersebut, diterbangkan dari Bandar Mozes Kilangin, Timika, dengan menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU, pukul 15.00 WIT.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, ke-16 jenazah korban sudah diserahkan ke keluarganya dan akan dimakamkan di kampung halamannya masing-masing.

Dijelaskan, untuk jenazah tujuan Makassar, Toraja, Kaltim, dan NTT, akan transit di Bandara Hasanudin, Makassar, Sulsel. “Perjalanan selanjutnya berganti dengan kendaraan darat menuju kota masing- masing,” kata Kamal.

Sementara jenazah dengan tujuan Sumut akan transit di Jakarta, dan kemudian berganti pesawat lain menuju Medan dan ke kampung halaman korban," ujarnya.

Kamal menjelaskan, setiap jenazah didampingi tiga anggota keluarganya sejak dari Timika, Papua.

Berikut nama-nama jenazah dengan kota tujuan sebagai berikut:

1. M Agus (25), beralamat di Botong, Desa Bontomanal, Kecamatan Bongaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
2. Jefri Simaremare, beralamat diTebing Tinggi, Sumatra Utara.
3. Alpianus (25), beralamat di Kantun Poya, Kepala Pitu, Toraja Utara, Sulawesi Selatan
4. Yosafat beralamat di Toraja, Sulawesi Selatan.
5. M Fais, beralamat di Makasar, Sulawesi Selatan.
6. Carli Vatrino (23), beralamat di Tambunan Sanggalangi, Toraja Utara, Sulawesi Selatan.
7. Yusran, beralamat Toraja, Sulawesi Selatan.
8. Aris Usi, beralamat Toraja, Sulawesi Selatan.
9. Agustinus K, beralamat di Pangala, Kecamatan Rinding Allo, Toraja Utara, Sulawesi Selatan.
10. Anugrah, beralamat Poya, Toraja, Sulawesi Selatan.
11. Emanuel (32), beralamat di Kefamenanu Tengah, Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.
12. Daniel Karre (41), beralamat di Pangalla, Kecamatan Rinding Allo, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.
13. Samuel Pakiding, beralamat di Bukit Sion, Kelurahan Jahab, Kabupaten Tenggarong, Kalimantan Timur.
14. Efrandi Hatagaul (27) beralamat di Tebing Tinggi, Sumatra Utara.
15. Markus Allo, beralamat di Toraja, Sulawesi Selatan.
16. Dino Kondo, berlamat Kelurahan Tampo, Talunglipo, Toraja, Sulawesi Selatan.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE