Terungkapnya Praktik Jual Beli Blangko E-KTP, Ternyata Ini Penjualnya

Terungkapnya Praktik Jual Beli Blangko E-KTP, Ternyata Ini Penjualnya
Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh ( Foto: BeritaSatu TV )
Oktaviana Maria / ANA Jumat, 7 Desember 2018 | 19:24 WIB

Jakarta - Praktik jual beli blangko KTP elektronik (E-KTP) berhasil terungkap. Diketahui blangko E-KTP dijual di Pasar Pramuka Pojok, Jakarta Pusat dan di toko belanja online, yaitu Tokopedia.

Bagaimana jual beli blangko E-KTP bisa terjadi?

Sebelumnya, Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh menegaskan bahwa sistem data di Kemendagri tidak ada yang bocor dan sistem keamanan juga tidak ada yang jebol.

Zudan menjelaskan awal mula terungkapnya jual beli ini dari seorang wartawan yang mengkonfirmasi soal penjualan blangko E-KTP di Tokopedia ke Kemendagri. Dari laporan tersebut, Zudan mengatakan pihaknya langsung mengecek kasus penjualan blangko E-KTP di Tokopedia.

Dari blangko E-KTP yang dijual, pihak Kemendagri mengecek nomor serinya dan melacak pemiliknya. Hasilnya ditemukan nomor seri tersebut berasal dari Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

Sampai disitu, pihak Kemendagri mengecek lagi di Tokopedia. Di toko online tersebut sudah tertera nama dan nomor handphone (HP) penjual blangko E-KTP. Kemudian pihak Kemendagri melacak pemilik nomor HP yang menjual blangko E-KTP.

Setelah mendapat data pemilik nomor HP yang menjual, pihak Kemendagri mencocokkannya dengan data blangko E-KTP yang dijual. Dan hasilnya data pemilik nomor HP yang menjual dan data blangko E-KTP tersebut sama.

Zudan mengungkapkan ternyata penjual blangko E-KTP tersebut adalah anak dari mantan Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Tulang Bawang. Setelah dikonfirmasi, mantan Kepala Dinas Dukcapil tersebut menjelaskan dirinya pernah membawa pulang blangko E-KTP ke rumah yang kemudian dicuri oleh anaknya dan dijual ke Tokopedia.

Zudan menambahkan perkara kasus penjualan blangko E-KTP ini sudah diserahkan ke aparat penegakan hukum untuk ditindaklanjuti.

Lihat Video:



Sumber: BeritaSatu TV
CLOSE