Ilustrasi kegiatan PNS di lapangan
Besaran tunjangan pensiun hingga 2013 diperkirakan mencapai Rp74,3 triliun.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyebutkan, beban pemerintah untuk mengalokasikan anggaran tunjangan pensiun dianggap membebani. Pasalnya, besaran tunjangan pensiun hingga 2013 diperkirakan mencapai Rp74,3 triliun.

Untuk itu, pihaknya akan bekerjasama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur negara dan Reformasi Birokrasi akan menata ulang sistem pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam waktu tiga tahun ke depan.

“Perlu ada pembenahan, karena dalam anggaran belanja pegawai, anggaran untuk pensiunan cukup tinggi, mencapai Rp74,3 triliun dari total belanja pegawai Rp241,12 triliun,” katanya di Jakarta, kemarin.

Agus mengatakan, sistem pensiun dibayarkan saat tugas selesai dilakukan (pay as you go). Kemudian tunjangan pensiun juga terus meningkat setiap tahunnya mengikuti gaji pegawai.

"Jadi dalam tiga tahun ini Menteri Keuangan dan MenPAN akan coba menata pensiun,” ujarnya.

Berdasarkan asumsi penambahan jumlah pensiunan sebanyak 10 persen dan kenaikan pensiun pokok sebesar 10 persen setiap tahun, serta jumlah pensiunan yang diperkirakan mencapai 2 juta lebih, maka beban pensiun diperkirakan akan terus meningkat.

Selain itu, Agus menegaskan, moratorium penerimaan PNS pada 2012 dilakukan agar kementerian dan lembaga (K/L) memiliki perencanaan pegawai atas analisa beban kerja.

Dalam moratorium tersebut pemerintah ternyata juga menemukan pegawai honorer yang tidak masuk kriteria pegawai tetap dalam proses seleksi.

"Artinya setelah diverifikasi dan penelitian, pegawai honorer ada yang tidak masuk kriteria untuk mengisi posisi pegawai tetap," tuturnya.

Sebagai informasi, dalam RAPBN 2013 alokasi untuk belanja pegawai sekitar 14,54 persen dari total anggaran atau mencapai Rp241,12 triliun. Belanja pegawai 2013 meningkat 13,6 persen dari belanja pegawai 2012 yang diperkirakan mencapai Rp212,26 triliun.

Sementara tahun depan alokasi tunjangan pensiun PNS dan Polri/TNI mencapai Rp74,3 triliun untuk meningkat dari tahun ini yang sebesar Rp66,5 triliun.

Penulis: