Empat pasangan kandidat calon gubernur/wakil gubernur Kalbar (ki-ka), Cornelis/Christiandy Sanjaya, Armyn Alianyang/Fathan A Rasyid, Morkes Effendy/Burhanuddin A Rasyid, Abang Tambul Husin/Barnabas Simin saat melakukan debat kandidat di Pontianak, Kamis (13/9) malam. Debat kandidat calon gubernur/wakil gubernur Kalbar periode 2013-2018 tersebut, merupakan rangkaian dari masa kampanye yang digelar oleh KPU Kalbar menjelang perhelatan pilkada pada 20 September mendatang.
Suasana di pusat perdagangan Kota Pontianak pada hari pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pemilu Kada) Kalimantan Barat, Kamis (20/9), terlihat lenggang.

Di kawasan Jalan Nusa Indah, Kecamatan Pontianak Kota, Kalimantan Barat, yang menjadi pusat penjualan pakaian, barang elektronik, maupun perlengkapan rumah tangga lain, sebagian besar tidak buka hingga siang hari.

Menurut Aling, salah seorang penjaga toko di Jalan Nusa Indah III, rata-rata toko di kawasan itu tidak buka. "Libur, sekalian pilkada," kata perempuan muda berambut pirang itu.

Pemilik toko tempat ia bekerja juga buka lebih siang untuk memberi kesempatan pegawainya menggunakan hak suara.

"Kami saja baru buka jam setengah sepuluh. Biasanya lebih pagi, jam delapan atau setengah sembilan," kata Aling.

Ratno, petugas parkir di kawasan Nusa Indah mengakui pendapatannya turun drastis saat pilkada. "Hanya sedikit toko yang buka," kata Ratno. Namun ia maklum karena hari libur bertepatan dengan pemungutan suara.

Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, AKBP Mukson Munandar mengatakan, secara umum, untuk proses pemungutan suara yang berlangsung dari pukul 07.00 WIB- 13.00 WIB, berlangsung aman.

"Tidak ada gangguan berarti," kata dia. Ia mengakui, sempat ada informasi mengenai keramaian di tempat pemungutan suara di Kota Singkawang yang juga menggelar pemilihan wali kota.

"Tapi belum ada laporan secara resmi, mungkin nanti sore,"ujar Mukson Munandar.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kota Singkawang, M Naseer Nasution saat dihubungi membenarkan adanya sedikit keributan di TPS di Kota Singkawang.

"Ada tiga TPS, yakni 9, 24 dan 37 di Kelurahan Sedau, Singkawang Selatan," kata M Naseer Nasution. Namun ia belum dapat memastikan penyebab keributan tersebut. "Kami sekarang sedang membahas hal itu," kata dia.

Anggota KPU Provinsi Kalbar, Sofiati mengatakan, saat ini ada komisioner dari KPU Pusat yang meninjau pelaksanaan pemungutan suara di Kalbar. "Ketua KPU Husni Kamil, bersama anggota Arief Budiman dan Ferry KR," kata Sofiati.

Pemilu Kada Kalbar 2012 untuk memilih pasangan gubernur dan wakil gubernur Kalbar periode 2013-2018, diikuti empat pasangan calon yang terdiri dari nomor urut satu yang juga incumbent Cornelis-Christiandy Sanjaya, nomor urut dua Armyn Alianyang-Fathan A Rasyid, nomor urut tiga Morkes Effendi-Burhanuddin A Rasyid, dan nomor urut empat Abang Tambul Husein-Barnabas Simin.

Penulis: