Prajurit TNI mempersiapkan helikopter dan persenjataan yang akan dipamerkan di Kawasan Silang Monas, Jakarta, Rabu (3/10). Dalam rangka HUT ke 67 Tentara Nasional Indonesia, TNI Angkatan Darat akan melaksanakan pameran Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) pada 6-8 Oktober 2012, juga sebagai pertanggungjawaban TNI AD secara transparan dan akuntabel terhadap pengunaan uang rakyat dalam membeli alutsista. FOTO ANTARA/Yudhi Mahatma/ss/ama/12
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (TNI) Pramono Edhie Wibowo mengatakan anggaran belanja alat utama sistem senjata (alutsista) untuk AD paling kecil di antara matra TNI yang lain.

"Anggaran alutsista AD paling kecil daripada AL atau AU, tapi itu tidak boleh membuat kecil hati. Justru bagaimana caranya supaya semaksimal mungkin digunakan," kata Edhie Wibowo di Jakarta, Kamis (4/10).

Jumlah anggaran untuk AD senilai Rp14 triliun, lebih kecil dari dua matra TNI yang bernilai Rp20 triliun dan Rp22 triliun, lanjutnya.

Dengan anggaran tersebut, TNI AD berencana untuk memperkuat dan memperbarui alutsista, dengan membeli sejumlah peralatan persenjataan baru.

Salah satu dari peralatan persenjataan yang ingin dimiliki TNI AD adalah tank Leopard yang akan tiba di Tanah Air sebanyak 44 unit pada November 2012.

Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan membeli 103 unit tank Leopard, 50 unit tank Marder dan 10 unit tank pendukung guna memperkuat sistem alutsista pertahanan Indonesia.

Menurut rencana, dalam menyambut HUT ke-67 TNI, digelar Pameran Alutsista di Silang Monas, Jakarta pada 6-8 Oktober 2012.

Penulis: