Karo Penmas Polri Brigjen Boy Rafli Amar
Atje menjadi tersangka dugaan korupsi pengadaan tanah rumah potong hewan.

Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri akhirnya punya "kerjaan"  untuk dipublikasikan kepada publik.

Direktorat yang dipimpin Brigjen Noer Ali yang selama ini "sepi sunyi" dari berita penindakan kasus korupsi, selain kasus SIM Korlantas yang kini  dilimpahkan ke KPK, sedang menangani kasus korupsi yang terjadi di  Sumedang, Jawa Barat.

"Sekretaris Daerah (Sekda) Sumedang Atje  Arifin Abdullah saat ini tengah diperiksa sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah untuk rumah potong hewan di Kabupaten Sumedang yang diduga merugikan negara berkisar Rp400 juta," kata Karo Penmas Polri Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, kemarin.

Sejauh ini baru Atje yang dijadikan tersangka dalam kasus yang terjadi sejak 2010 itu. "Sebenarnya  agenda pemeriksaan pada Minggu lalu, tapi dia tidak datang karena pihak kuasa hukumnya tidak siap. Hari ini tersangka hadir dan proses pemeriksaan masih berlangsung," tambah Boy, yang belum mengetahui apakah penyidik akan melakukan penahanan atau tidak.

Atje dikabarkan sempat mengajukan pengunduran dirinya pada 8 November 2012 dari kursi Sekda karena hendak maju mencalonkan diri sebagai calon Bupati Sumedang. Namun belakangan namanya gagal bersaing dengan calon bupati lainnya dan dia pun batal mundur.

Penulis: