Ilustrasi ruas jalan rusak. (JG Photo/ Vento Saudale)
Banyaknya jalan rusak di Kota Jambi menunjukkan rendahnya komitmen Wali Kota Jambi terhadap perbaikan infrastruktur jalan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Jambi, Bambang Priyanto selama empat tahun terakhir dinilai gagal mengatasi kerusakan jalan negara. Kegagalan tersebut nampak dari masih banyaknya ruas jalan negara yang rusak berat dan menjadi kubangan ketika musim hujan di kota itu.

Benson Sagala (49), warga Kota Jambi di sela-sela peringatan Hari Bhakti Pekerjaan Umum (PU) di Kota Jambi, Senin (3/12) mengatakan, selama empat tahun terakhir tak ada perbaikan jalan yang berarti dilakukan Pemkot Jambi. Sebagian besar jalan negara di kota itu justru semakin rusak berat seperti Jalan Raden Wijaya Kebun Kopu, Jambi Selatan, di Kelurahan Mayang, Kotabaru Jambi, beberapa ruas jalan lainnya di berbagai wilayah pinggiran dan pusat Kota Jambi.

“Banyaknya kerusakan jalan di Kota Jambi hingga saat ini menunjukkan rendahnya komitmen Wali Kota Jambi, Bambang Priyanto terhadap perbaikan infrastruktur jalan di kota ini. Padahal ketika kampanye dulu, perbaikan jalan merupakan program prioritas Bambang Priyanto,”katanya.

Kepala Dinas PU Kota Jambi, Khairuddin mengakui masih banyaknya ruas jalan negara yang rusak berat di kota itu. Panjang jalan negara yang rusak sedang dan rusak berat di kota tersebut saat ini mencapai 253 kilometer (Km). Ruas jalan rusak tersebut mencapai 50 persen dari 506 Km total panjang jalan negara di kota tersebut.

“Namun panjang jalan yang rusak di daerah itu telah berkurang dari 60 % tahun 2011 menjadi 50 % tahun ini. Selama satu tahun terakhir kita telah memperbaiki kerusakan jalan 10 %,”katanya.

Dikatakan, lambannya perbaikan kerusakan jalan di Kota Jambi disebabkan rendahnya anggaran perbaikan jalan. Anggaran pembangunan dan perbaikan 253 Km jalan rusak di kota itu tahun 2012 hanya Rp 17 miliar. Padahal anggaran minimal untuk perbaikan satu kilometer jalan mencapai Rp 1,5 miliar. Jadi anggaran itu hanya cukup untuk memperbaiki sekitar 20 Km jalan rusak.

“Rendahnya anggaran dana pembangunan dan perbaikan jalan tersebut membuat perbaikan jalan yang kita lakukan di kota ini secara bertahap. Mudah-mudahan tahun 2013 nanti, alokasi anggaran perbaikan jalan di kota ini meningkat, sehingga perbaikan kerusakan jalan dapat ditingkatkan dan dipercepat,” katanya.

Penulis: /FER