Ilustrasi Asuransi Perjalanan
Amsa (36) asal Toli-Toli, Sulawesi Tengah, hilang dalam pelayaran KM Umsini dari Pelabuhan Tarakan menuju Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Sabtu (8/12).

PT Pelni Cabang Kabupaten Nunukan menjanjikan akan mengurus asuransi penumpang bernama Amsa (36) asal Toli-Toli, Sulawesi Tengah, yang hilang di KM Umsini dalam pelayaran dari Pelabuhan Tarakan menuju Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Sabtu (8/12).

"Kita akan urus asuransinya sepanjang ada laporan dari pihak keluarga korban dan ada keterangan saksi yang melihatnya," kata Kepala Cabang PT Pelni Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, Patoh Sembiring di Nunukan, Sabtu (8/12).

Patoh menambahkan, meskipun tidak ada laporan dari keluarga tetapi sepanjang penumpang yang menjadi korban seperti yang dialami Amsa, PT Pelni tetap berupaya membantu pihak keluarganya mendapatkan hak-haknya.

"Jadi kita tetap akan memenuhi hak-hak penumpang dan sudah menjadi kewajiban PT Pelni untuk membantu atau mengurusnya," ujarnya.

Soal besaran asuransi yang akan diberikan kepada Amsa yang terjun ke laut dalam pelayaran dari Pelabuhan Tarakan menuju Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Sabtu sekitar pukul 13.00 Wita, Patoh menyatakan tidak mengetahui secara pasti tetapi sudah ada ketentuannya.

Mengenai pengurusan asuransi korban, dia menambahkan berdasarkan berita acara yang diterima dari nakhoda KM Umsini karena berita acara tersebut yang menjadi dasar daripada pengurusan asuransi penumpang.

Pada kesempatan yang sama, Kapten KM Umsini, Dedi Sugiri yang ditemui di KM Umsini, mengatakan telah menyerahkan berita acara kehilangan penumpang bernama Amsa (36) yang hilang selama pelayaran dari Tarakan menuju Nunukan. "Saya sudah serahkan berita acaranya kepada PT Pelni Cabang Nunukan dan instansi lainnya yang terkait," kata dia.

Penulis: