ilustrasi gambar pendaki gunung. Sumber: EPA
Diduga akibat keracunan gas sulfana saat berada di puncak.

Dua orang pendaki tewas saat merayakan pergantian tahun di puncak gunung Sindoro, Temanggung, Jawa Tengah.

Kedua pendaki tersebut, diduga tewas akibat keracunan gas beracun dari kawah gunung. Karena terkendala medan dan cuaca, hingga rabu dini hari tadi (2/1), baru satu korban yang berhasil di evakuasi oleh tim SAR.

"Kedua pendaki tersebut, ditemukan tewas tergeletak di bagian dekat kawah. Mereka, diduga menghirup asap dari gas sulfatara yang terdapat di kawasan puncak Sindoro," jelas AKP Rustam, Kapolsek Parakan.

Kedua pendaki gunung yang menjadi korban itu, diketahui berasal dari Desa Kapulogo, Wonosobo, Jawa Tengah.

Satu korban tewas berhasil diidentifikasi, dengan nama Mudilul Fuad. Jenazah korban, telah berhasil dievakuasi tim gabungan dalam kurun waktu tujuh jam setelah kejadian. Jenasah kemudian langsung dibawa ke rumah duka, setelah dilakukan visum oleh petugas.

Sementara itu, satu korban tewas lainnya, saat ini masih dalam tahap evakuasi oleh tim SAR bersama pihak PMI setempat untuk turun dari puncak gunung menuju pos pendakian.

Sebelum kejadian, korban bersama empat rekannya tengah melakukan pendakian ke puncak Gunung Sindoro untuk merayakan malam pergantian Tahun Baru 2013.

Berdasarkan data di pos pendakian Kledung, Temanggung, terdapat sekitar dua puluh orang yang melakukan pendakian saat pergantian tahun.

"Evakuasi sendiri mengalami kendala akibat cuaca buruk dan adanya hujan badai dalam intensitas tinggi disertai petir serta medan terjal dan jarak pandang yang terbatas. Di kawasan gunung sindoro, tim juga tengah fokus pada dua korban selamat yang mengalami keram dan terjangkit hipotermia," pungkas dia.

Penulis: /WBP