ilustrasi-Bendera parpol di jalan-jalan Ibu Kota pada masa kampanye Pemilu 2009.
Yang terjadi justru pertempuran antarparpol dan antarkader yang tak memandang koalisi maupun oposisi.

Kiprah Sekretaris gabungan (setgab) partai koalisi bisa dianggap bubar jalan pada tahun 2013, satu tahun jelang pemilu 2014.

Yang terjadi justru pertempuran antarparpol dan antarkader yang tak memandang koalisi maupun oposisi.
 
"Per 1 Januari 2013 setgab itu sebenarnya sudah hancur. Sudah selesai itu, masing-masing partai saling memburu," kata pengamat politik Sukardi Rinakit dari Soegeng Sarjadi Syindicate dalam diskusi bertajuk "Tahun  Berburu Politik" di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (5/1).
 
Oleh karena itu, menurut dia, tidak mengherankan sejak tahun ini antarpartai koalisi akan saling menyerang.

Menurut Sukardi, ada tiga buruan politik yaitu, para politikus berupaya agar nama mereka masuk dalam daftar calon legislatif. Kedua, politikus yang awalnya berada pada partai yang tidak lolos tahapan Komisi Pemilihan Umum (KPU), diperkirakan akan mencari parpol lain.

Ketiga, para politikus akan berburu uang untuk memenuhi ongkos politik. "Sesama koalisi (saling berburu) sama, maka saya lebih suka mengatakan tahun 2013 sebagai tahun perburuan," ujarnya.
 
Hadir pada kesempatan yang sama, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko mengatakan persaingan demokrasi di Indonesia bukan lagi antarparpol maupun kader antarparpol, namun antarkader dalam satu partai. Rivalitas dalam internal, menurut dia, akan lebih menonjol.
 
"Rekayasa pemilih dibikin per individu itu kan salah satu bentuk individualisasi politik," kata Budiman.
 
Pergeseran ini, menurut dia, sudah terjadi sejak reformasi pada tahun 1998 yang mana para politikus lebih percaya pada politik bukan lagi sebagai ideologi, namun menghasilkan para pelaku politik dan pemerintahan.
 
"Cara berpikir seperti itu sangat Amerika dan diasosiasikan seperti  partai Repulik dan Demokrat yang mempersiapkan jadi senator dan presiden  bukan ideologi," imbuhnya.


Penulis: