Deklarasi Partai Nasional Demokrat (NasDem) di salah satu daerah di Kalimantan.  (FOTO: ANTARA/Jessica Wuysang/ed/nz/10
Surat undangan disertai kata-kata yang menggiring calon peserta untuk mendukung Surya Paloh sebagai ketua umum yang harus dipilih di kongres nantinya

Partai Nasdem akan mulai menggelar hajatan kongres yang rencananya digelar di Jakarta Convention Center, Jakarta, besok. Namun ada juga pengurus daerah partai itu yang akan menolak hadir.

Salah satunya dari Cimahi, Jawa Barat. Seperti diungkapkan Ketua DPC Partai Nasdem Kota Cimahi, Jawa Barat, Asep Taryana, pihaknya memutuskan untuk tak datang ke acara kongres karena merasa surat undangan ke kongres aneh.

Surat undangan disertai kata-kata yang menggiring calon peserta untuk mendukung Surya Paloh sebagai ketua umum yang harus dipilih di kongres nantinya. Surat itupun tak ditandatangani Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat, Rustam Effendi.

"Kami memutuskan untuk menggelar kongres sendiri. Dimulai dengan doa istighasah, shalat Jumat dan pernyataan sikap di kantor Partai Nasdem Cimahi. Agenda utamanya kita akan sampaikan pernyataan sikap sebagai wujud aspirasi dari masyarakat dan pengurus serta tokoh-tokoh itu," kata Asep dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (25/1) malam.

Dia mengklaim unsur pengurus partai di Cimahi akan hadir dalam acara itu.

"Jangan mundur dulu, kita bikin acara ini," imbuhnya.

Ketua Umum Partai Nasdem, Patrice Rio Capella, mengatakan pihaknya akan tetap melaksanakan kongres di Jakarta, besok, walau apapun protes yang ada. Terkait rencana aksi pihak di Cimahi, pihaknya mempersilahkan melaksanakan aksi demikian.

Hanya dia mengingat bahwa hal demikian sama saja dengan tak mengikuti aturan partai.

"Ya kalau kongres kan harus dihadiri elemen partai. Tak boleh seperti itu," kata Patrice.

Dia melanjutkan Arya dan kawan-kawan bisa saja dipecat dari Nasdem kalau tetap lanjut dengan rencananya itu.

"Ya bisa dipecat," tegasnya.

Penulis: /FEB