Jaksa Agung RI Basrief Arief mengikuti rapat kerja bersama Komisi III DPR membahas anggaran Kejaksaan Agung di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (8/3).
Para mantan Kajari itu mengalami penurunan remunerasi karena mengalami penurunan posisi

Jakarta
- Jaksa Agung Basrief Arief mencopot 13 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari). Posisi 13 Kajari tersebut diganti oleh Koordinator pada Kejaksaan Tinggi (Kejati). Sebaliknya, posisi koordinator sekarang ditempati oleh Kajari.

Artinya, para mantan Kajari itu mengalami penurunan remunerasi karena mengalami penurunan posisi. Hal itu sesuai dengan, Keputusan Jaksa Agung Nomor: KEP-IV-097/C/02/2013, 1 Februari.

Berhembus kabar kalau penurunan posisi yang dialami para Kajari itu dikarenakan persoalan kinerja. Mereka dianggap tidak produktif dalam pemberantasan korupsi.

Hal itu selaras dalam poin A pertimbangan Jaksa Agung yang menyebutkan "Bahwa untuk kepentingan dinas dan pembinaan pegawai guna memotivasi para pegawai dalam menigkatkan kinerja khususnya dalam penanganan tindk pidana korupsi, perlu segera melakukan evaluasi jabatan terhadap pimpinan satuan kerja yang tidak dapat melaksanakan penyidikan tindak pidana korupsi selama masa jabatannya."

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Setia Untung Arimuladi membenarkan adanya penyegaran di tubuh korps adhyaksa tersebut. Namun, dia membantah hal itu dilakukan karena adanya kinerja yang tidak maksimal pada tingkat Kajari.

"Memang ada perubahan dan ini hal yang biasa," kata Untung, di Jakarta, Senin (4/2).

Para Kajari yang dicopot itu antara lain adalah Kajari Blangkejeren Basrulnas kini, menjadi Koordiantor di Kejati Lampung, Kajari Ternate Tende menjadi Koordinator Kejati Bali, Kajari Negara Masril menjadi Koordinator di Kejati Kaltim, Kajari Malinau Nelson Butar Butar menjadi Koordinator pada Kejati Sulsel, Kajari Toboali Riski Fahrudi menjadi Koordinator pada Kejati Jatim, Kajari Gianjar Anita Asterida menjadi Kepala Tata Usaha pada Kejati Jabar.

Sementara Koordinator yang menjadi Kajari antara lain adalah Koordinator pada Kejati Sumsel M Husen Admadja  menjadi Kajari Blangkejeren, Koordinator pada Kejati Lampung Eri Satriana menjadi Kajari Ternate dan Koordinator Kejati Bali Teguh Subroto menjadi Kajari Negara.

Penulis: /FEB