Anas Urbaningrum dan sprindik yang beredar

Saya garis bawahi saya masih percaya lewat proses hukum yang adil, objektif, dan transparan.

Jakarta - Walau mundur dari jabatannya sebagai ketua umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum mengatakan ia tetap percaya bisa membuktikan dirinya tidak bersalah terhadap sangkaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Saya garis bawahi saya masih percaya lewat proses hukum yang adil, objektif, dan transparan berdasarkan kriteria-kriteria yang memenuhi standar. Saya yakin keadilan dan kebenaran bisa didapatkan. Karena negara ini berdasarkan hukum dan keadilan bukan kekuasaan," kata Anas.

Anas Urbaningrum mundur dari Partai Demokrat (PD) pasca penetapan tersangka oleh KPK. Namun, dia menegaskan pengunduran dirinya bukan karena penandatanganan pakta integritas yang telah dia lakukan melainkan karena standar etik dirinya secara pribadi.

"Saya memiliki standar etik," kata Anas dalam konferensi pers yang digelar di Kantor DPP PD yang berlokasi di Jl Kramat Raya 146 Jakarta Pusat, Sabtu (23/2).

"Meskipun saya berhenti sebagai Ketua Umum saya tetap menjadi sahabat kader-kader PD. Saya tidak pernah merencanakan mundur di tengah tahun 2013," sambungnya.

Dia mengatakan sudah mencium adanya gerakan pihak petinggi Demokrat yang ingin mendorong dirinya segera ditetapkan sebagai tersangka.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selaku ketua majelis tinggi Demokrat mempersilakannya berkonsentrasi menghadapi masalah hukum dan mengambil alih kepemimpinan partai tersebut.

Terlebih, katanya, dia mengetahui bahwa para petinggi Demokrat sepertinya sudah sangat yakin bahwa dia akan jadi tersangka dalam minggu ini.

"Berarti saya sudah divonis punya status hukum, tentu yang dimaksud adalah tersangka," kata Anas.

Suara Pembaruan

Penulis: E-11/FEB

Sumber:Suara Pembaruan