Rieke Diah Pitaloka

Depok - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut lima, Rieke Dyah Pitaloka emoh menerima kekalahan, pascanya-hasil quick count (hitung cepat), yang menyatakan kemenangan pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat bernomor urut empat, Ahmad Heryawan (Aher) - Deddy Mizwar (Deddy).

"Kita tunggu dulu saja hasil perhitungan faktual oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD)," kata Rieke di Depok, Jawa Barat, Minggu (24/2).

Menurutnya, asa akan adanya pemilu kada putaran kedua masih ada. Dipaparkannya, aturan di dalam undang-undang memang menyatakan bahwa pasangan manapun yang memeroleh suara teratas dan mencapai angka 30 persen plus 1 bisa memenangkan pemilu kada.

"Cuma angka 30 persen plus 1 itu dari Daftar Pemilih Tetap atau DPT, bukan berasal dari suara masuk. Makanya saya tekankan kita tunggu saja penghitungan faktual," kata Rieke.

Apalagi, lanjutnya, berdasarkan laporan yang masuk, banyak warga Jawa Barat yang terpaksa tak bisa memilih karena hak pilihnya tidak diberikan petugas.

"Inikan banyak yang masuk DPT tak bisa memilih. Jadi persentasenya bisa berubah," kata Rieke.

Sebelumnya, berdasarkan hitung cepat sejumlah lembaga survei, pasangan nomor urut 4, Aher-Deddy berhasil meraih posisi teratas dengan suara di atas 30 persen. Kedua pasangan itu diprediksi memenangi pemilu kada dalam satu putaran.

Di tempat kedua, pasangan nomor 5 Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki disebutkan menduduki posisi kedua dengan kisaran angka 27 persen - 29 persen.

Penulis: Markus Junianto Sihaloho