Johan Budi, Juru Bicara KPK

Jakarta - Sejak peristiwa tangkap tangan dan penetapan tersangka kasus dugaan suap pengurusan kuota impor sapi di Kementerian Pertanian (Kemtan) 2013, KPK tidak henti-hentinya melakukan pemeriksaan terhadap saksi maupun tersangka.

Hari ini, Rabu (27/2), KPK kembali melakukan pemeriksaan saksi dan tersangka kasus tersebut.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengatakan, hari ini KPK memeriksa empat orang tersangka sebagai saksi. "Arya Arbi Effendi, Ahmad Fathanah, Juard Effendi diperiksa untuk tersangka LHI (Luthfi Hasan Ishaaq). Sementara Luthfi diperiksa untuk tersangka AAE," kata Johan di kantor KPK.

Selain keempat tersangka, KPK juga memeriksa saksi dari pihak swasta. Mereka adalah Direktur Utama PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman, Yovia Deva Kosmelly, Imron dan Herinaldi.

"Saksi dari pihak swasta diperiksa untuk empat tersangka," kata Johan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Selasa (29/1), KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap dua direktur PT Indoguna, yaitu Juard Effendi dan Arya Arbi Effendi. Keduanya ditangkap di rumah Arya, karena telah memberikan uang Rp 1 miliar kepada Ahmad Fathanah.

Ahmad juga ikut ditangkap KPK di lokasi berbeda, yaitu Hotel Le Meridien. Ia ditangkap setelah menerima uang imbalan pengurusan kouta impor daging sapi di kantor PT Indoguna pada siang hari.

Sehari setelah penangkapan Juard, Arya dan Ahmad, KPK juga menangkap Mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq. Ia diduga ikut terlibat dalam suap ini. Uang Rp 1 miliar yang diberikan kepada Ahmad sesungguhnya ditujukan kepada Luthfi.

KPK kemudian menetapkan keempatnya sebagai tersangka. Juard dan Arya disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) dan atau Pasal 13 Undang-undang (UU) 31/1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) kesatu KUHP.

Sementara untuk Lutfi dan Ahmad, KPK menersangkakan dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b dan atau Pasal 5 Ayat (2) dan atau Pasal 11 UU 31/1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) kesatu KUHP.

Kuota impor daging sapi 2013 diketahui berjumlah 80 ribu ton. PT Indoguna diduga mendapatkan kuota impor sekitar 24 ribu. Pada Januari, DPR kembali memutuskan menambah kuota impor sebanyak 15 ribu. PT Indoguna diduga ingin mendapatkan 50 persen dari kuota tambahan tersebut.

Penulis: Rizky Amelia