Wiranto.

Jakarta - Ketua Umum (Ketum) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Wiranto menyatakan, tak terpengaruh dengan survei terbaru yang menempatkan Prabowo dan Gerindra berada di tempat teratas bila pemilu dilaksanakan saat ini.

"Survei itu setiap minggu hasilnya berubah. Kita nikmati saja," kata Wiranto sambil tersenyum, ketika ditanya tanggapannya di Jakarta, Kamis (28/2).

Dia melanjutkan bahwa apapun hasil dari survei-survei yang ada, pihaknya hanya menjadikan hal itu sebagai masukan perbaikan internal partai ke depan.

Sebelumnya, National Leadership Center (NLC) bersama lembaga riset internasional Taylor Nelson Sofrens (TNS) mengumumkan hasil jajak pendapat, bahwa sebanyak 35 persen masyarakat memilih Prabowo sebagai figur calon presiden terunggul.

Urutan kedua dengan 20 persen memilih Megawati Soekarnoputri, dan 12 persen menjatuhkan pilihan ke Jusuf Kalla.

Sementara hasil polling Aburizal Bakrie memperoleh 7 persen suara, Wiranto 4 persen atau sama dengan Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Dahlan Iskan.

Hasil polling TNS juga memperlihatkan kecenderungan masyarakat terhadap pilihan partai politik (parpol), yakni Partai Gerindra, PDIP, Golkar, Demokrat, dan PPP secara berurutan menjadi lima parpol terunggul. Dengan perolehan suara 26 persen memilih Gerindra, 25 persen PDIP, 18 persen memilih Golkar, 8 persen responden ke Demokrat, dan 3 persen diperoleh PPP, PKS dan Nasdem.

Menurut Wiranto, konstelasi politik ke depan menunjukkan takkan ada parpol yang dominan menguasai pentas politik 2014. Karenanya, peluang koalisi antarparpol akan terbuka lebar.

"Kita sendiri selalu terbuka pada upaya penggabungan dan kolaborasi. Tak ada masalah selama tujuan kita sama yakni melakukan perubahan sehingga lebih adil dan bermartabat," tukasnya.

Penulis: Markus Junianto Sihaloho